Penumpang Belum Vaksin Booster Wajib Tes Rapid Antigen Sebelum Naik Kereta Api

surat keterangan negatif Covid-19 untuk pemeriksaan rapid test antigen berlaku 1 × 24 jam dan swab test PCR berlaku selama 3 × 24 jam

Tribun Cirebon/Ahmad Imam Baehaqi
Penumpang saat menjalani pemeriksaan tes rapid antigen di Stasiun Cirebon, Jalan Inspeksi, Kota Cirebon, Senin (11/7/2022). 

PERSYARATAN bagi penumpang kereta api jarak jauh berubah berdasarkan Surat Edaran Kemenhub RI Nomor 72 Tahun 2022.

Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Suprapto, mengatakan, kebijakan tersebut diberlakukan secara efektif mulai 17 Juli 2022.

Menurut dia, perbedaan dengan peraturan sebelumnya ialah pada penumpang kereta api jarak jauh yang belum menjalani vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster.

Petugas KAI siap menerapkan protokol kesehatan bagi penumpang kereta api
Petugas KAI siap menerapkan protokol kesehatan bagi penumpang kereta api (PT KAI)

"Penumpang yang belum vaksin booster wajib menunjukkan surat keterangan negatif Covid-19 dari hasil pemeriksaan swab test PCR atau rapid test antigen," ujar Suprapto saat ditemui di Stasiun Cirebon, Jalan Inspeksi, Kota Cirebon, Senin (11/7/2022).

Ia mengatakan, surat keterangan negatif Covid-19 untuk pemeriksaan tes rapid antigen berlaku 1 × 24 jam dan swab test PCR berlaku selama 3 × 24 jam.

Baca juga: Objek Wisata baru di Kabupaten Cirebon, Bukit Antigalau Mundu, Pemandangan Indah yang Terhampar

Surat tersebut wajib ditunjukkan kepada petugas saat penumpang melakukan boarding sebelum diizinkan menaiki kereta api.

"Penumpang yang belum divaksin karena alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah dan hasil negatif swab test PCR," ujar Suprapto.

Baca juga: Nasi Jamblang Ibu Nur Jadi Tujuan Kuliner Favorit di Kota Cirebon, Harganya Terjangkau

Suprapto menyampaikan, untuk penumpang yang telah menjalani vaksinasi Covid-19 hingga dosis ketiga atau booster tidak memerlukan persyaratan semacam itu.

Selain itu, penumpang yang berusia di bawah enam tahun tidak diwajibkan vaksin maupun surat negatif Covid-19 dari hasil tes rapid antigen atau swab test PCR.

Baca juga: KAI Services Hadirkan Layanan Pembayaran Nomor Kursi KA Tanpa Uang Tunai di 8 Kereta Api Kelas Argo

"Untuk penumpang usia di bawah enam tahun hanya diwajibkan ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan sesuai SE Kemenhub Nomor 72 Tahun 2022," kata Suprapto.

Pihaknya mengakui, persyaratan bagi penumpang kereta api lokal aglomerasi, misalnya KA Kaligung relasi Cirebon - Semarang Poncol PP, hanya telah divaksin Covid-19 dosis pertama.

Baca juga: Alun-alun Bogor yang Cantik Diresmikan, Bakal Diintegrasikan dengan Stasiun Kereta Api Bogor

Penumpang kereta api lokal aglomerasi juga tidak perlu melampirkan surat keterangan negatif Covid-19 dari hasil pemeriksaan swab test PCR atau rapid test antigen.

"Bagi penumpang yang tidak memenuhi persyaratan tersebut tidak diizinkan naik kereta api, dan bea tiketnya akan dikembalikan," ujar Suprapto.

Baca juga: Tarif Tiket Kereta Api Cikuray Exspress dari Stasiun Garut ke Pasar Senen Jakarta Hanya Rp 41 Ribu

Saat ini, PT KAI Daop 3 Cirebon masih menyediakan layanan rapid test antigen seharga Rp 35 ribu di tiga stasiun, yakni Stasiun Cirebon, Stasiun Cirebon Prujakan dan Stasiun Jatibarang.

Salah satu penumpang kereta api di Stasiun Cirebon sedang memesan tiket
Salah satu penumpang kereta api di Stasiun Cirebon sedang memesan tiket (Tribun Cirebon/Eki Yullianto)

Sementara layanan rapid test antigen di Stasiun Brebes dan Stasiun Hargeulis yang sempat dihentikan seiring berubahnya aturan, dalam waktu dekat bakal diaktifkan kembali.

Baca juga: Tiket Masuk Destinasi Wisata Milik Perhutani Bisa Dibeli di Konter KA Wisata di Stasiun Kereta Api

"Layanan ini untuk mempermudah penumpang kereta api untuk melengkapi persyaratan yang dibutuhkan sesuai surat edaran terbaru," kata Suprapto. (Tribun Cirebon/Ahmad Imam Baehaqi)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved