Telur Asin Rempah Buatan Nuremi Laris Dibeli Para Pekerja Migran Indonesia di Mancanegara

Nuremi mengaku sudah empat tahun menggeluti pekerjaan sebagai perajin telur asin, ada ribuan telur asin yang ia produksi setiap harinya

Tribun Cirebon/Handhika Rahman
Telur asin rempah produksi warga di Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu 

TELUR asin banyak digemari oleh semua kalangan, di beberapa daerah telur asin bahkan menjadi oleh-oleh khas.

Di Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu pun ada sebuah tempat produksi telur asin yang tak kalah digemari dibanding hasil produksi daerah lain.

Telur asin berwarna kecokelatan itu pun punya banyak penggemar, bahkan penjualannya sudah sampai ke luar negeri, seperti Korea, Taiwan, Hongkong, China, Arab Saudi, hingga Inggris.

Ketua Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana Korcab Korem 063 Sunan Gunung Jati, Widya Dany datang langsung ke lokasi produksi telur asin buatan Nuremi di Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu
Ketua Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana Korcab Korem 063 Sunan Gunung Jati, Widya Dany datang langsung ke lokasi produksi telur asin buatan Nuremi di Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu (Tribun Cirebon/Handhika Rahman)

Perajin telur asin, Nuremi (63) menceritakan, banyak para pekerja migran Indonesia (PMI) atau TKI yang sering memesan telur asin buatannya. Telur asin itu pun kemudian dikirim ke berbagai negara.

"Mereka biasanya pesan telur asin rempah dari sini sampai sebanyak 200 butir," ujar Nurami kepada Tribuncirebon.com, Jumat (25/3/2022).

Baca juga: Lezatnya Telur Geprek Tanggal Tua, Sensasi Pedas, Gurih, dan Crispy Bercampur di Lidah

Nuremi menyampaikan, telur asin buatannya memang berbeda dibanding telur asin pada umumnya. Hal ini, terlihat dari corak warna telur asin, jika pada umumnya telur asin berwarna biru muda, telur asin buatan Nuremi justru berwarna kecokelatan.

Ia menyampaikan, warna itu muncul dari hasil proses produksi tersebut. Dalam proses pembuatannya, Nuremi menggunakan batu bata yang ditumbuk halus dan sudah dicampur garam sebagai bahan membalurnya kemudian disimpan selama 13-15 hari.

Baca juga: Warga Pajampangan Kabupaten Sukabumi Sudah Tradisi Menyantap Telur Tawon Vespa, Banyak Khasiatnya

Saat memasuki proses perebusan, telur asin itu lalu direbus dengan rempah-rempah seperti daun salam, daun bawang, dan daun sereh untuk memperkuat rasa.

Hal ini pula yang membuat telur asin buatan Nuremi sering disebut dengan telur asin rempah.

Nuremi mengaku sudah empat tahun menggeluti pekerjaan sebagai perajin telur asin, ada ribuan telur asin yang ia produksi setiap harinya.

Baca juga: Sedapnya Ayam Geprek dengan Nasi hangat dan Telur Dadar Setengah Matang, Menu Promo di Everjoy Cafe

Selain memiliki rasa yang lezat, telur asin pun diketahui kaya akan gizi yang baik untuk kesehatan seperti vitamin A, vitamin C, kalsium, dan fosfor. 

Telur asin juga tahan lama dan masih tetap enak walau sudah disimpan berminggu-minggu.

Oleh karena itu, ia berharap, pemerintah bisa membantu usaha produksi telur asinnya agar lebih berkembang dari sisi pemasaran maupun permodalan, sehingga telur asin buatannya tersebut juga bisa menjadi oleh-oleh khas Indramayu.

Baca juga: Ini Tiga Sajian Hidangan Telur Lezat di Kota Bandung

Pada kesempatan itu, Ketua Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana Korcab Korem 063 Sunan Gunung Jati, Widya Dany datang langsung ke lokasi produksi telur asin buatan Nuremi.

Telur asin rempah produksi Nuremi, warga di Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu
Telur asin rempah produksi Nuremi, warga di Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu (Tribun Cirebon/Handhika Rahman)

Ia pun berkeinginan untuk mempromosikan telur asin itu hingga bisa menjadi oleh-oleh makanan khas Indramayu.

Baca juga: Sedapnya Kailan Telur Asin di Cinta Cafe Sumedang, Tempatnya Asyik untuk Kumpul Keluarga

"Saya ingin telur asin rempah ini menjadi produk makanan untuk oleh-oleh khas Indramayu dan Cirebon, saya juga akan posting telur asin rempah ini ke media sosial," ujar Widya Dany. (Tribun Cirebon/Handhika Rahman)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved