Wisatawan ke Pantai Pangandaran Meningkat Sepuluh Persen Jelang Bulan Ramadan

Tapi, itu pun paling sekitar 30 persennya saja, sisanya 70 persen pengunjung lokal dari Tasik, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran

Tribun Jabar/Padna
Pengunjung memadati Pantai Barat Pangandaran pada Minggu (20/3/2022) 

SEMINGGU menjelang bulan Ramadan 1443 hijriah, objek wisata di Kabupaten Pangandaran, mengalami peningkatan pengunjung sampai 10 persen dibandingkan liburan akhir pekan biasa.

Hal tersebut diutarakan Tonton Guntari, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran.

Ada lima objek wisata yang mengalami kenaikan pengunjung. Kelimanya dikelola Pemerintah Kabupaten Pangandaran,  yaitu Pantai Pangandaran, Pantai Karapyak, Batu Hiu, Batu Karas, dan Green Canyon.

Suasana Pantai Karapyak di Pangandaran
Suasana Pantai Karapyak di Pangandaran (Tribun Jabar/Padna)

"Namun, pengunjung yang datang didominasi oleh warga lokal. Ada sih, yang dari kota seperti dari Jakarta, Bandung, kalau Pantai Karapyak ada yang dari Jawa tengah. Tapi, itu pun paling sekitar 30 persennya saja, sisanya 70 persen pengunjung lokal dari Tasik, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran," ujar Tonton saat ditemui Tribunjabar.id di ruangan Kantornya, Senin (28/3/2022) pagi.

Kemungkinan, kata Ia, sampai awal puasa nanti pengunjung lokal akan terus berdatangan ke tempat objek wisata di Pangandaran.

Baca juga: Hmmm Nikmatnya Sore-sore Menyantap Pecel Jawa dan Tempe Mendoan Hangat di Padaherang, Pangandaran

"Sebelum puasa, pasti ramai. Weekend Minggu kemarin-kemarin paling total di lima objek wisata 62 ribu pengunjung, sekarang ada naik 10 persen lebih atau sekitar 69 ribu pada hitungan kemarin Minggu (27/3). Tapi, pengunjung lokal biasa," katanya.

Baca juga: Dua Pekan Jelang Ramadan Pantai Barat Pangandaran Dipadati Wisatawan, Pedagang Kopi Asongan Laris

Ketua PHRI Kabupaten Pangandaran, Agus Mulyana, mengatakan, pada munggahan kali ini, meskipun pantai ramai dikunjungi pengunjung tapi tidak berpengaruh terhadap okupansi hotel.

"Okupansi untuk tamu hotel itu tidak berpengaruh dan sama saja seperti di akhir pekan biasa. Tapi, untuk pantai memang ya, ramai. Jadi, ini kan kebanyakan pengunjung lokal. Mereka, hanya datang pagi, pulang sore. Jadi, pengaruh ke kami (PHRI) soal okupansi itu tidak terlalu signifikan," katanya. (Tribun Jabar/Padna)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved