Tak Ada Penutupan Objek Wisata Tapi Ganjil Genap Nomor Kendaraan Akan Kembali Diterapkan di Lembang

"Jadi, ganjil genap ataupun pengalihan arus Insya Allah akan diterapkan karena kemungkinan tingkat kunjungan wisatawan akan naik"

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Kondisi arus lalu lintas di kawasan objek wisata Lembang saat libur Imlek, Selasa (1/2/2022). 

POLISI bakal kembali menerapkan rekayasa arus lalu lintas ganjil genap di kawasan objek wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) selama masa libur panjang pada 26 hingga 28 Februari 2022 mendatang.

Upaya tersebut dilakukan untuk antisipasi membludaknya wisatawan yang akan berlibur ke objek wisata Lembang karena tingkat kunjungan wisatawan diprediksi akan mengalami kenaikan.

"Ganjil genap seperti yang sudah kami lakukan setiap akhir pekan akan kembali diterapkan saat libur panjang, Sabtu, Minggu hingga Senin," ujar Kapolres Cimahi, AKBP Imron Ermawan di Cimahi, Jumat (25/2/2022).

Suasana arus lalu lintas di Kawasan depan objek wisata Farm House Susu Lembang yang berlokasi di Jalan Raya Lembang No 108, Gudangkahuripan, Lembang, Kabupaten Bandung Barat
Suasana arus lalu lintas di Kawasan depan objek wisata Farm House Susu Lembang yang berlokasi di Jalan Raya Lembang No 108, Gudangkahuripan, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (Tribun Jabar)

Selain untuk antisipasi membludaknya wisatawan, ganjil genap tersebut diterapkan untuk menekan peningkatan volume kendaraan yang masuk ke Lembang baik dari arah Kota Bandung maupun dari arah Subang.

Ganjil genap tersebut dinilai efektif untuk menekan volume kendaraan, bahkan selama tiga pekan rekayasa itu diterapkan, volume kendaraan yang masuk ke kawasan objek wisata Lembang mengalami penurunan hingga 50 persen.

Baca juga: Penerapan PPKM Level 3 Akibatkan Kunjungan Wisatawan ke Lembang Turun 70 Persen

"Jadi, ganjil genap ataupun pengalihan arus Insya Allah akan diterapkan karena kemungkinan tingkat kunjungan wisatawan akan naik," katanya.

Saat disinggung terkait penyekatan di pintu masuk ke Lembang, Imron mengatakan, upaya tersebut tidak akan diberlakukan, sehingga pihaknya akan menerapkan ganjil genap dan pengalihan arus lalu lintas saja.

Baca juga: Kafe Milik Mantan Ajudan Presiden Suharto Ini Dipenuhi Puluhan Mobil Klasik, Lokasinya di Lembang

"Untuk penyekatan tidak akan ada, jadi kaMI tidak akan membatasi ekonomi supaya bisa tetap berputar. Namun, kita memberlakukan pengalihan arus atau ganjil genap, khususnya di wilayah Lembang dan Padalarang," ucap Imron.

Sedangkan untuk memantau aktivitas wisatawan di kawasan objek wisata, pihaknya akan menerjunkan tim khusus untuk mencegah penyebaran Covid-19, supaya tidak terjadi kerumunan meskipun ada pembatasan pengunjung.

Suasana di objek wisata Kota Mini Lembang, Jalan Grand Hotel No 33E, Lembang, Kabupaten Bandung Barat
Suasana di objek wisata Kota Mini Lembang, Jalan Grand Hotel No 33E, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

Tim khusus tersebut, nantinya akan terus bergerak ke setiap objek wisata yang ada di Lembang untuk mengawasi, memantau, dan mengimbau para pengunjung supaya tidak terlalu berkerumun di satu titik.

Baca juga: Berbagai Permainan Seru di Kota Mini Lembang, Gratis Masuk bagi Anak Yatim Piatu

"Tim khusus itu akan berkeliling mulai pagi hingga siang, kemudian pada malam harinya akan melakukan woro-woro menyampaikan agar masyarakat mengurangi mobilitas, mengurangi kerumunan, dan tetap menerapkan protokol kesehatan," ujarnya. (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved