Pengelola Objek Wisata Panyaweuyan Majalengka Geram karena Rambu Petunjuk Jalan Dirusak

"Sepanjang jalan mulai Cilongkrang ada saja rambu yang dirusak, tiap pengkolan itu ada yang rusak"

Tribun Cirebon/Eki Yulianto
Rambu lalu lintas di Panyaweuan Majalengka yang rusak. Diduga ulah tangan jahil manusia. 

PENGELOLA objek wisata Panyaweuyan, Kabupaten Majalengka dibuat geram oleh tangan-tangan jahil yang merusak rambu-rambu lalu  lintas petunjuk jalan menuju objek wisata tersebut

Pengelola Wisata Panyaweuan Majalengka, Mulyadi mengatakan, titik rambu jalan yang rusak itu tepat berada di Jalan Cilongkrang.

"Sepanjang jalan mulai Cilongkrang ada saja rambu yang dirusak, tiap pengkolan itu ada yang rusak," ujar Mulyadi saat dikonfirmasi Tribun, Kamis (18/11/2021).

Suasana sepi di objek wisata Terasering Panyaweuyan Majalengka, Sabtu (24/7/2021) silam. Selama PPKM Level 3 ini, semua objek wisata di Majalengka tutup sementara.
Suasana sepi di objek wisata Terasering Panyaweuyan Majalengka, Sabtu (24/7/2021) silam. Selama PPKM Level 3 ini, semua objek wisata di Majalengka tutup sementara. (Tribun Cirebon/Eki Yulianto)

Pria yang akrab disapa Mangku ini mengaku baru mengetahui kejadian rusaknya rambu-rambu ini siang hari kemarin. Sebelumnya, kata dia, rambu-rambu tersebut masih dalam kondisi baik.

"Kurang tahu ya siapa pelakunya, yang jelas ketahuan tadi. Pas saya naik ternyata sebagian ada yang tiangnya sudah bengkok, pelat rambunya pada bolong, pokoknya rusak kondisinya," ucapnya.

Baca juga: Sudah Buka Sejak Bulan Lalu, Objek Wisata Terasering Panyaweuyan Majalengka Masih Sepi Pengunjung

Mangku telah memeriksa fasilitas lain yang ada di Panyaweuyan. Dari pengamatannya, hanya rambu-rambu jalan saja yang ditemukan rusak.

Mangku menduga rusaknya rambu-rambu tersebut murni merupakan ulah manusia. Ia pun berpesan kepada masyarakat maupun pengunjung Panyaweuyan untuk bisa bersama-sama menjaga semua fasilitas yang ada.

Rambu lalu lintas di Panyaweuan Majalengka yang rusak. Diduga ulah tangan jahil manusia.
Rambu lalu lintas di Panyaweuan Majalengka yang rusak. Diduga ulah tangan jahil manusia. (Tribun Cirebon/Eki Yulianto)

"Kalau bukan ulah manusia siapa lagi, ditabrak burung mana mungkin. Oleh karenanya, pelihara lah fasilitas umum, jaga kebersihan lingkungan. Jangan merusak fasilitas jalan apalagi rambu rambu milik pemerintah," katanya. (Tribun Cirebon/Eki Yulianto)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved