Anak-anak di desa Wisata Hanjeli Sukabumi Diajak Belajar Berbagai Ilmu Pengetahuan

"Anak-anak belajar karakter, jiwa pemberani, belajar melukis, fotografi, les vokal, dokter, hingga ilmu fisika"

dok
Anak-anak di Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi belajar bersama 

BERBAGAI terobosan terus dilakukan Asep Hidayat,  Founder Desa Wisata Hanjeli di Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Upaya memulihkan perekonomian terus dilakukan, sudah banyak yang dilakukan Asep memberdayakan warga setempat dengan bertani hingga menjadi guide turis.

Diketahui, kawasan ini terkenal dengan tanaman hanjeli yang bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan.

Anak-anak di Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi belajar bersama di Rumah Baca Sauyunan
Anak-anak di Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi belajar bersama di Rumah Baca Sauyunan (dokumentasi Asep Hidayat)

Tak hanya di sektor perekonimian, Asep Hidayat  juga melakukan terobosan dalam upaya pencegahan anak yang kecanduan main HP atau gawai.

Karena diketahui, di masa milennial saat ini banyak ditemukan anak-anak dibawah umur sudah lihai bermain gawai hingga lupa belajar.

Ia pun melakukan terobosan dengan membuat Rumah Baca Sauyunan  yang dipakai anak-anak di sana untuk belajar. Mulai dari membaca buku cerita hingga kaligrafi.

Baca juga: Domba Garut Jadi Andalan Desa Wisata Sukalaksana di Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut

Hari tadi, anak-anak di sana mendapatkan berbagai macam ilmu pengetahuan dari volunter Komunitas Pelita Baca. Mereka diajak belajar dan praktek tentang karakter, melukis hingga ilmu fisika.

Anak-anak di Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi belajar bersama dengan  menyaksikan percobaan ilmu alam
Anak-anak di Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi belajar bersama dengan menyaksikan percobaan ilmu alam (dokumentasi Asep Hidayat)

"Anak-anak belajar karakter, jiwa pemberani, belajar melukis, fotografi, les vokal, dokter, hingga ilmu fisika, ini sebagai upaya kami agar mereka tidak kecanduan main ponsel atau game online," ujarnya, Sabtu (6/11/2021).

Baca juga: Di Kabupaten Bandung Barat Tercatat ada 16 Desa Wisata yang Dikelola Kelompok Sadar Wisata

Tak hanya itu, terdapat juga sejumlah permainan yang disediakan Rumah Baca Sauyunan untuk anak-anak tersebut. Diantaranya terdapat egrang dan sejumlah permainan tradisional lain. (Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved