Pengelola Wisata di Kabupaten Bandung Barat Didorong Kembangkan Wisata Halal

"Kampung Daun adalah pilot project wisata halal di KBB, makanya para peserta pelatihan yang didukung Kemenparekraf dari DAK nonfisik kami bawa"

instagram@kampung daun
Kampung Daun 

PENGELOLA objek wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) didorong menerapkan konsep wisata halal karena konsep tersebut kedepannya akan semakin menjadi tren bagi para wisatawan.

Konsep tersebut merupakan dorongan dari Kemenparekraf RI dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB karena konsep wisata halal tersebut nantinya bisa lebih menjanjikan.

Dalam menerapkan wisata halal ini ada beberapa hal yang perlu dimiliki oleh destinasi wisata, seperti penyediaan makanan halal, fasilitas pendukung untuk beribadah hingga pelayanan ramah muslim lainnya.

salah satu menu di Kedai Bomber, Jalan Raya Cipatik, KBB
salah satu menu di Kedai Bomber, Jalan Raya Cipatik, KBB (Tribun Jabar/Fakhri Fadlurrohman)

Kepala Bidang Pariwisata Disparbud KBB, David Oot mengatakan, konsep wisata halal tersebut bisa ditetapkan di objek wisata Lembang karena sudah banyak didatangi muslim traveler dari mancanegara seperti Malaysia, Singapura, Brunei, dan negara-negara Timur Tengah. 

"Konsep halal tourism ke depan pasti akan banyak dicari, sebab wisata kuliner akan jadi salah satu daya tarik utama bagi wisatawan untuk datang, selain wisata alam," ujarnya di Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Rabu (10/11/2021).

Baca juga: Sepuluh Objek Wisata di KBB Masuk Daftar Prioritas Uji Coba untuk Dibuka bagi Wisatawan

Untuk menerapkan wisata halal tersebut, pihaknya sudah mengadakan pelatihan yang diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari industri pariwisata, rumah makan, resto, cafe, dan UMKM di bidang kuliner.

Dalam pelatihan tersebut, mereka diajak melihat langsung pengolahan bahan baku makanan yang higienis karena konsep halal juga mengharuskan bahan baku yang diolah bersertifikat halal.

Kampung Daun
Kampung Daun (intisari)

"Kampung Daun adalah pilot project wisata halal di KBB, makanya para peserta pelatihan yang didukung Kemenparekraf dari DAK nonfisik kami bawa ke sini," kata David. 

Public Relation Objek Wisata Farmhouse Lembang, Intania Setiati mengatakan, sebetulnya konsep wisata halal ini sudah banyak dicari oleh wisatawan muslim dari berbagai daerah maupun negara lain.

Baca juga: Masuk PPKM Level 2, Semua Objek Wisata di KBB Boleh Dibuka, Pengunjung Wajib Scan PeduliLindungi

Biasanya, kata Intan, mereka berasal dari negara yang mayoritas beragama Islam, sehingga hal itu bakal menjadi tantangan bagi pelaku usaha wisata untuk menghadirkannya. 

"Adanya studi lapangan ini membuat saya tahu bagaimana menyajikan kuliner yang lezat, higienis, dan terjamin kehalalannya, sesuai dengan motto Sapta Pesona," kata Intan. (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved