Uniknya Minuman Pandan Wangi di Halodo, Teh Ungu yang Di inject Gas Co2

"Jadi teh ini dibuat dengan proses karbonasi, di-inject dengan CO2 sehingga menghasilkan sensasi soda saat meminumnya"

Tribun Jabar/Putri Puspita
Tampilan minuman Pandan Wangi 

TEH umumnya dikenal dengan dengan teh hitam dan teh hijau, diseduh dengan air hangat, lalu dicampur  gula jika ingin terasa manis. Namun kini Anda bisa menikmati teh dengan sensasi yang berbeda dan unik.

Jika Anda datang ke mocktail bar, Halodo, jangan sampai ketinggalan untuk mencoba teh dengan sensasi sparkling yang menyegarkan, yaitu pandan wangi.

Memiliki tampilan berwarna ungu segar, lalu dipercantik dengan daun pandan dan bunga edible flower berwarna putih, mocktail pandan wangi ini akan memberikan sensasi berbeda dalam minum teh.

Founder Halodo, Ridho Adeza
Founder Halodo, Ridho Adeza (Tribun Jabar/Putri Puspita)

Founder Halodo, Ridho Adeza menjelaskan proses pembuatan Teh Pandan Wangi yang cukup menarik perhatian.

"Jadi teh ini dibuat dengan proses karbonasi, di-inject dengan CO2 sehingga menghasilkan sensasi soda saat meminumnya," ujar Ridho saat ditemui di Halodo, Hallway Space, Pasar Kosambi, Kota Bandung

Baca juga: Berbagai Jenis Menu Mocktail yang Memberikan Kesegaran Tersedia di Halodo Pasar Kosambi

Teh yang disajikan pun begitu menarik dengan warna ungu yang segar lalu diberi sirup lemon sehingga warna yang dihasilkan lebih menarik.

Hal yang unik lainnya adalah penggunaan pandan yang memberikan aroma tersendiri saat menyeruputnya.

Baca juga: Ruang Nongkrong Asyik nan Kreatif di Dalam Pasar Kosambi Kota Bandung

Jika biasanya teh hanya digunakan untuk kolak dalam minuman, justru sekarang bisa dikembangkan menjadi minuman lainnya.

tampilan minuman violet rosemary
tampilan minuman violet rosemary (Tribun Jabar/Putri Puspita)

Beragam menu unik lainnya bisa Anda temukan di Halodo, ada juga green hornet yang dibuat dari sari kacang hijau dan dikemas seperti kue tradisional, klepon.

Ada juga violet rosmemary yang dibuat dari daun rosemary segar, yang biasanya menjadi bahan aroma daging, kini justru menjadi minuman. (Tribun Jabar/Putri Puspita)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved