Objek Wisata di Selatan Kabupaten Bandung Barat Kurang Dilirik Wisatawan, Kalah Pamor dengan Lembang

presentasi kunjungan ke wisata Lembang sudah mencapai 20 persen, sedangkan ke selatan masih di bawah 10 persen

TribunJabar/Syarif Pulloh Anwari
Jembatan apung Bucin di KBB dengan pemandangan Danau Saguling 

OBJEK wisata di daerah selatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih belum banyak dilirik wisatawan setelah diizinkan buka. Hal ini karena masih kalah pamor dengan objek wisata di daerah utara, terutama Lembang.

Dengan kondisi seperti ini, objek wisata di daerah selatan seperti Gua Pawon, Stone Garden, Indiana Camp, Pesona Tebing Masigit, Sanghyang Poek, Sanghyang Kenit, Sanghyang Heuleut, Curug Sawer, dan Curug Malela, tingkat kunjungannya pun masih lesu meskipun sudah buka saat Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, Heri Partomo mengatakan, salah faktor objek wisata di daerah selatan masih kalah pamor dengan objek wisata Lembang itu karena akses jalannya belum mumpuni dan saat ini masih diperbaiki. 

Curug Sawer di Kampung Asrama Radio, Desa Cililin Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Curug Sawer di Kampung Asrama Radio, Desa Cililin Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB). (TribunJabar/Syarif Pulloh Anwari)

"Sampai saat ini wisatawan masih banyak yang memilih ke utara, salah satu faktornya karena jalan di daerah selatan masih diperbaiki. Mungkin kalau jalan sudah lancar, mungkin ke selatan bisa lebih banyak," ujarnya.

Namun, Heri membantah jika objek wisata di daerah selatan itu masih belum banyak dikenal masyarakat. Sebab, menurut dia, saat ini sudah banyak yang mengenal objek wisata di selatan tersebut dari sosial media.

Baca juga: Masuk PPKM Level 2, Semua Objek Wisata di KBB Boleh Dibuka, Pengunjung Wajib Scan PeduliLindungi

"Mereka (wisatawan) sudah banyak yang tahu karena melihat dari instagram. Termasuk di Youtube juga karena banyak juga yang sudah mengulas objek wisata di selatan," kata Heri.

Kendati demikian, ia mengakui tingkat kunjungan objek wisata selatan itu masih kalah dengan objek wisata Lembang, dimana presentasi kunjungan ke wisata Lembang sudah mencapai 20 persen, sedangkan ke selatan masih di bawah 10 persen.

Curug Malela di Kabupaten Bandung Barat
Curug Malela di Kabupaten Bandung Barat (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

Heri mengatakan, supaya tingkat kunjungan objek wisata di daerah selatan bisa seimbang atau mampu bersaing dengan objek wisata Lembang, pihaknya akan berkonsentrasi untuk melakukan pengembangan objek wisata di daerah selatan.

"Hal itu biar seimbang dengan yang di utara, karena sampai saat ini masih belum seimbang, tetap masih banyak ke utara," ucapnya.

Baca juga: Jernihnya Air Curug Sawer, Sejuknya Pepohonan Pinus, Bikin Lelah Terobati

Selain itu, ia juga akan mempromosikan objek wisata baru yang ada di daerah selatan. Namun, terkait hal ini pihaknya sedang menyusun teknis promosinya agar objek wisata itu bisa berkembang seperti yang ada di daerah Lembang.

"Beberapa objek wisata di selatan sedang saya kunjungi, nanti kami dorong harus seperti apa dan bagaimana. Jadi, ke depannya bisa lebih banyak lagi pilihan wisata untuk wilayah selatan," kata Heri. (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved