Uji Coba Ganjil Genap Diberlakukan untuk ke Objek Wisata Paralayang Majalengka, Pengelola Protres

"Pemberlakuan sistem ganjil-genap tersebut akan dilakukan setiap akhir pekan atau dimulai pada hari ini, Jumat sampai Minggu,"

Tribun Cirebon/Eki Yulianto
Aktivitas paralayang di Gunung Panten Majalengka yang banyak dilakukan sebelum pandemi Covid-19 

SATLANTAS Polres Majalengka mulai hari ini melakukan uji coba ganjil genap di akses menuju wisata paralayang di Gunung Panten, Kecamatan Munjul, Kabupaten Majalengka.

Hal itu dilakukan demi menekan penyebaran Covid-19 di sektor pariwisata yang mana daerah  PPKM level 2 sudah diperbolehkan dibuka.

Namun demikian pengelola objek wisata Paralayang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat mengaku tak dilibatkan dalam program uji coba ganjil genap yang dicanangkan di akses wisata wilayahnya.

Aktivitas paralayang di Gunung Panten Majalengka yang banyak dilakukan sebelum pandemi Covid-19
Aktivitas paralayang di Gunung Panten Majalengka yang banyak dilakukan sebelum pandemi Covid-19 (Tribun Cirebon/Eki Yulianto)

Dede Sofyan selaku pengelola paralayang Kabupaten Majalengka memprotes rencana polisi yang akan memberlakukan sistem ganjil-genap di lokasi wisata yang dikelolanya. 

"Kami memprotes rencana polisi yang akan memberlakukan sistem ganjil genap di lokasi wisata paralayang. Karena ini akan membuat kunjungan wisatawan semakin sepi di tempat tersebut," ujar Dede Sofyan melalui pesan singkat, Jumat (17/9/2021).

Baca juga: Pizza Hits Ini Dikirim ke Pemesan Tanpa Ongkos Kirim, Pemiliknya Gemar Memfoto Keindahan Majalengka

Dede memastikan, ganjil-genap tersebut, akan menurunkan tingkat kunjungan sebab, pelat nomor yang tidak sesuai akan diputar balik. Padahal tingkat kunjungan saat ini tidak mencapai 25 persen sesuai batas maksimal PPKM Level 2.

"Jika ganjil-genap benar benar diterapkan. Tentu imbasnya kami disini semakin sulit menutupi biaya operasional dan lainnya," ucapnya.

Baca juga: Tidak Semua Objek Wisata di Majalengka Bisa Terapkan Aplikasi Peduli Lindungi, Baru Curug Cipeuteuy

Dede mengaku, rencana diberlakukannya sistem ganjil-genap tersebut, sama sekali tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Ia sebagai pengelola justru baru mengetahui adanya rencana tersebut dari media sosial.

"Gak ada diajak ngebahas itu, malah ini tahunya dari medsos, terus dari teman-teman media yang tanya ini. Saya baru tahu ini," katanya.

Baca juga: Objek Wisata Terasering Panyaweuyan di Majalengka Belum Dipadati Pengunjung Meski Sudah Buka

Sebelumnya Polres Majalengka telah resmi menerapkan sistem ganjil-genap. Namun sistem ganjil-genap tersebut hanya diberlakukan khusus di jalan menuju lokasi obyek wisata paralayang, Kabupaten Majalengka.

"Pemberlakuan sistem ganjil-genap tersebut akan dilakukan setiap akhir pekan atau dimulai pada hari ini, Jumat sampai Minggu," katanya.

Baca juga: Objek Wisata Panyaweuyan Majalengka Siap Terima Wisatawan Akhir Pekan Ini. Pos Tiket Baru di Barat

Menurut Luky, pemberlakuan sistem ganjil genap juga telah disosialisasikan di akun Instagram @polres_majalengka.

Waktu program tersebut diberlakukan pada Jumat pukul 14.00-17.00, Sabtu pukul 08.00-17.00, serta Minggu 08.00-17.00.

Baca juga: Ratusan Pendaki Pilih Jalur Pendakian Apuy di Majalengka untuk Mendaki Gunung Ciremai

"Kendaraan pribadi yang berpelat nomor tidak sesuai tanggal (ganjil-genap) setiap pada hari tersebut akan kami putarbalikkan," ujarnya.

Luky menjelaskan, diberlakukannya sistem ganjil-genap tersebut, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pengunjung ke tempat wisata paska status PPKM Majalengka yang turun ke Level 2.

Baca juga: Ciboer Pass Objek Wisata Ngehits di Majalengka, Tiket Masuknya Murah, Cocok untuk Libur Akhir Pekan

"Jadi, tidak ada salahnya kami antisipasi dengan sistem ganjil-genap ini, apalagi juga sekarang kan anak sekolah sudah masuk," ucap Luky.

Kendati demikian, kata Luky, saat ini diberlakukannya sistem ganjil-genap sifatnya masih tahap uji coba.

"Di Wisata Paralayang, ini baru ujicoba sambil menunggu data lokasi wisata mana saja yang memang ramai," katanya. (Tribun Cirebon/Eki Yulianto)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved