Tidak Semua Objek Wisata di Majalengka Bisa Terapkan Aplikasi Peduli Lindungi, Baru Curug Cipeuteuy

"Untuk yang sekarang ada beberapa objek wisata yang sudah menggunakan aplikasi Peduli Lindungi, salah satunya Curug Cipeuteuy"

Tribun Cirebon/Eki Yulianto
Suasana Objek Wisata Curug Cipeuteuy di Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, Jumat (14/5/2021). 

PENERAPAN aplikasi Peduli Lindungi sebagai syarat masuk objek wisata rupanya mengalami beberapa kendala. Di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, kendala sinyal jadi sebab belum semua objek wisata menggunakan aplikasi ini.

Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Disparbud Majalengka, Adhy Setya Putra mengatakan, ada beberapa objek wisata yang lokasinya berada di titik blank spot atau susah sinyal.

"Untuk aplikasi Peduli Lindungi ini memang belum merata. Alasannya, tidak semua tempat wisata bagus sinyal, sehingga hal itu sedikit mengganggu," ujar Adhy kepada Tribun, Selasa (14/9/2021).

Selain terkendala sinyal, keterbatasan alat penunjang aplikasi Peduli Lindungi yakni smartphone juga jadi penyebabnya. Adhy menuturkan, tidak semua orang yang berwisata memiliki smartphone.

Pemadangan Bukit Sanghyang Dora di Desa Leuwikujang, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka
Pemadangan Bukit Sanghyang Dora di Desa Leuwikujang, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka (bukit-sanghyang-dora.business.site)

 

Meski begitu, Ia memastikan telah meminta semua pengelola wisata di Majalengka untuk mulai menggunakan dan menYosialisasikan aplikasi PeduliLindungi kepada pengunjung.

Baca juga: Objek Wisata Terasering Panyaweuyan di Majalengka Belum Dipadati Pengunjung Meski Sudah Buka

"Tetap kami mengimbau kepada para pengelola wisata agar menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. Kami juga menYosialisasikan aplikasi ini bersama Dinas Pariwisata Provinsi," ucapnya.

Kendati demikian, Adhy menyebut telah ada beberapa wisata di daerahnya yang telah menggunakan aplikasi pendeteksi vaksin tersebut.

Baca juga: River Tubing Cikadongdong dan Terasering Panyaweuyan Majalengka Masih Belum Ramai Didatangi Turis

"Untuk yang sekarang ada beberapa objek wisata yang sudah menggunakan aplikasi Peduli Lindungi, salah satunya Curug Cipeuteuy," katanya.

Masih kata Adhy, dari hasil pantauan di lapangan, para pengelola wisata di Majalengka diketahui sudah taat terhadap prosedur dan aturan yang ditetapkan pemerintah.

Mata Air Pantan di Dusun Cigowong, Desa Ganeas, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka
Mata Air Pantan di Dusun Cigowong, Desa Ganeas, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka (Tribun Cirebon/Eki Yulianto)

Mulai dari pembatasan kapasitas hingga penerapan protokol kesehatan terpantau sudah berjalan optimal.

Baca juga: Desa Nunuk Baru dan Bantaragung di Majalengka Masuk 300 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia

"Sejauh ini, dari kunjungan yang dibatasi sekitar 25 persen, kemudian protokol kesehatan, mereka (pengelola) taat dan mengatur sesuai prosedur," katanya. (Tribun Cirebon/Eki Yulianto)

Sumber: Tribun Cirebon

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved