Objek Wisata Terasering Panyaweuyan di Majalengka Belum Dipadati Pengunjung Meski Sudah Buka

"Musim tanam biasanya terjadi pada akhir tahun sampai awal tahun. Waktu itu menjadi waktu terbaik berkunjung ke Panyaweuyan ini"

Tribun Cirebon/Eki Yulianto
Objek Wisata Terasering Panyaweuyan Majalengka yang masih sepi pengunjung, Sabtu (11/9/2021) 

PASCASEKTOR pariwisata dibuka kembali seiring masuknya Majalengka ke PPKM Level 2, objek wisata Terasering Panyaweuyan Majalengka masih sepi pengunjung.

Menurut pantauan Tribun di lokasi, hanya terdapat beberapa pengunjung yang datang ke objek wisata tersebut. Sepinya wisatawandua minggu setelah objek wisata ini dibuka juga terlihat dari tidak padatnya area parkir motor maupun mobil yang tersedia.

Di jalur puncak Panyaweuyan pengunjung tak lebih dari ratusan orang. Pengelola Wisata Terasering Panyaweuyan Majalengka, Mulyadi mengaku tak habis pikir dengan yang terjadi saat ini.

Terasering Panyaweuyan yang masih sepi pengunjung pada Sabtu (11/9/2021)
Terasering Panyaweuyan yang masih sepi pengunjung pada Sabtu (11/9/2021) (Tribun Cirebon/Eki Yulianto)

Padahal biasanya, jika wisata telah dibuka, pengunjung sudah memadati wisata yang menawarkan panorama alam tersebut.

"Dibuka itu tanggal 26 Agustus, karena saat itu Majalengka masuk PPKM level 2, nah biasanya paling lama seminggu itu pengunjung sudah memadati wisata kami, tapi gak tahu sekarang belum juga," ujar Mulyadi kepada Tribun di lokasi, Sabtu (11/9/2021).

Baca juga: River Tubing Cikadongdong dan Terasering Panyaweuyan Majalengka Masih Belum Ramai Didatangi Turis

Ia memperkirakan, hingga siang hari ini, hanya terdapat 100 orang yang datang. Padahal, sebelum masa PPKM, pengunjung mencapai 300-an orang, terutama, saat hari libur atau akhir pekan.

"Kami menerapkan sistem input output atau giliran bagi para pengunjung. Tapi karena ini belum ramai, ya kami belum menerapkan itu, karena pengunjung yang datang belum mencapai 50 persennya," ucapnya.

Mangku, begitu ia disapa mengaku, faktor musim panen diduga menjadi salah satu alasan wisatawan enggan datang ke wisata yang berada di Desa Sukasari Kidul, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka ini.

Baca juga: Objek Wisata Panyaweuyan Majalengka Siap Terima Wisatawan Akhir Pekan Ini. Pos Tiket Baru di Barat

Sebab, hijaunya area pesawahan saat musim tanam tidak bisa dilihat saat ini atau saat musim panen.

"Musim tanam biasanya terjadi pada akhir tahun sampai awal tahun. Waktu itu menjadi waktu terbaik berkunjung ke Panyaweuyan ini," katanya.

Kendati demikian, ia berharap, sektor pariwisata kembali hidup atau menggeliat di tengah masih diberlakukannya masa PPKM sehingga, Kabupaten Majalengka yang dijuluki juga sebagai kota pariwisata memang benar adanya.

Suasana objek wisata Terasering Panyaweuyan Majalengka yang dibuka kembali pasca-PPKM Level 3, Sabtu (11/9/2021)
Suasana objek wisata Terasering Panyaweuyan Majalengka yang dibuka kembali pasca-PPKM Level 3, Sabtu (11/9/2021) (Tribun Cirebon/Eki Yulianto)

Objek Wisata Terasering Panyaweuyan ini sendiri berada di bawah kaki Gunung Ciremai, di wilayah Kecamatan Argapura, Majalengka. 

Di objek wisata ini, Anda bisa melihat ladang yang berundak-undak di sekitar lereng kaki Gunung Ciremai dan di sini pengunjung dapat memanjakan mata, karena pemandangan alamnya yang cantik. (Tribun Cirebon/Eki Yulianto)

Sumber: Tribun Cirebon

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved