Tiket Masuk Jadi Ukuran Pengaturan Kunjungan Wisatawan ke Objek-objek Wisata di Pangandaran

"Pelaku usaha wisata juga harus semua divaksin. Yang artinya ini merupakan, satu filter yang kami buat supaya mereka taat (aturan prokes Covid-19)"

Tribun Jabar/Padna
Daftar tarif masuk objek wisata Pangandaran 

PADA hari kedua uji coba dibukanya objek wisata di Kabupaten Pangandaran, pengunjung masih landai.

"Hari kedua suasana di Pantai Karapyak, Pantai Pangandaran, Pantai Batu Hiu, Pantai Batukaras dan Pantai Madasari masih terlihat landai. Tapi, di Pangandaran siang ini (4/9/2021) sudah meningkat sekitar 6.000 pengunjung," ujar Sekda Kabupaten Pangandaran, Kusdiana, di sela sela monitoringnya di depan pintu pantai barat Pangandaran, Sabtu (4/9/2021) siang.

Kusdiana memaparkan, untuk mengecek berapa jumlah pengunjung yang masuk harus 25 persen pihaknya mengukur dari tiket kendaraan yang masuk ke objek wisata.

"Tiket itu, merupakan bukti yang legal. Bersama Dishub, untuk mobil sedan kami anggap hitung ada 4 orang dan bus 40 penumpang," katanya.

Pantai Palatar Agung di Dusun Ciawitali, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran
Pantai Palatar Agung di Dusun Ciawitali, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran (Tribun Jabar/Padna)

Seterusnya, kata Kusdiana, tinggal dikalikan berapa jumlah kendaraan yang masuk. Jadi, kuncinya di pintu masuk atau di tiketnya.

"Saya kira bisa dilihat dari tiket yang masuk objek wisata kemudian dikaitkan dengan jumlah wilayah dan tingkat kunjungan yang tertinggi. Seperti di pantai Pangandaran kan paling tinggi sekitar 10 ribu," ucapnya.

Baca juga: Objek Wisata di Pangandaran ABakal Dibuka Kembali Mulai Jumat 3 September dengan Prokes ketat

Kusdiana menambahkan, untuk risiko membuka objek wisata disaat PPKM level 3, itu sudah atas dasar beberapa pertimbangan.

"Karena soal level, Pak Bupati dan Pak gubernur sudah bertemu, terus Kami dan Forkopimda juga sudah rapat sebelumnya. Terus ditambah, Kami juga sudah meminta izin pada saat Pak Presiden memberikan arahan di Kuningan," katanya.

"Mereka memberikan arahan, untuk silahkan (objek wisata) dibuka tetapi secara bertahap," ujar Kusdiana.

Suasana Pantai Batukaras di Kabupaten Pangandaran sebelum ada pandemi Covid-19
Suasana Pantai Batukaras di Kabupaten Pangandaran sebelum ada pandemi Covid-19 (Tribunnews)

Menurutnya, untuk tingkat risiko objek wisata dibuka disaat PPKM level 3, prokes di Pangandaran juga harus ketat.

"Pelaku usaha wisata juga harus semua divaksin. Yang artinya ini merupakan, satu filter yang kami buat supaya mereka taat (aturan prokes Covid-19)," ucap Kusdiana. (Tribun Jabar/Padna)

 

Sumber: Tribun Jabar

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved