Objek Wisata baru di Kabupaten Cirebon, Bukit Antigalau Mundu, Pemandangan Indah yang Terhampar

"Kami mencoba menghadirkan wisata alam perbukitan yang pertama di Cirebon, karena biasanya konsep ini berada di luar daerah"

Tribun Cirebon/Ahmad Imam Baehaqi
Sejumlah pengunjung berfoto di salah satu spot foto areal Obyek Wisata Bukit Antigalau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Sabtu (4/9/2021). 

KABAR gembira bagi warga Cirebon dan sekitarnya yang ingin menikmati pemandangan dari atas bukit. ObJek wisata Bukit Antigalau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, baru saja dibuka.

Tempat wisata yang berada tak jauh dari Padepokan Antigalau milik M Ujang Busthomi itu menyajikan indahnya hamparan perbukitan.

Selain itu, pengunjung juga dapat menyaksikan Situ Patok yang berada tepat di bawah obJek wisata tersebut. Gagahnya Gunung Ciremai yang berada di sisi kiri Objek Wisata Bukit Antigalau juga dapat dinikmati pengunjung.

Kopi Antigalau salah satu menu andalan di Kafe Antigalau areal Obyek Wisata Bukit Antigalau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Sabtu (4/9/2021).
Kopi Antigalau salah satu menu andalan di Kafe Antigalau areal Obyek Wisata Bukit Antigalau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Sabtu (4/9/2021). (Tribun Cirebon/Ahmad Imam Baehaqi)

Saat malam hari dan jika cuaca cerah maka pemandangan kerlap-kerlip lampu akan terlihat sejauh mata memandang.

Objek Wisata Bukit Antigalau diresmikan langsung pemiliknya, M Ujang Busthomi, Sabtu (4/9/2021) sore.

Dilepasnya balon udara oleh Kang Ujang menandai peresmian obyek wisata itu dan mulai hari ini dibuka untuk umum.

Baca juga: Harga Khusus Bermalam di Kamar Superior Hotel Santika Cirebon bagi yang Telah Divaksin Covid-19

Menurut M Ujang Busthomi, mengatakan, sengaja memanfaatkan keindahan alam di kawasan itu sebagai wisata swafoto. Objek wisata yang berada di lahan seluas satu hektare tersebut ingin menyajikan sesuatu hal yang berbeda.

"Kami mencoba menghadirkan wisata alam perbukitan yang pertama di Cirebon, karena biasanya konsep ini berada di luar daerah," ujar M Ujang Busthomi saat ditemui seusai peresmian.

Ia mengatakan, konsep wisata yang diusung Bukit Antigalau pun sangat istimewa karena menyuguhkan panorama perbukitan, gunung, landscape perkotaan, hingga lautan dalam satu tempat.

Baca juga: Warga Cirebon Makin Banyak Kunjungi Alun-alun Kejaksan, Jadi Tempat Favorit untuk Ngabuburit

Karenanya, YouTuber yang dikenal sebagai "Pemburu Setan Belek" it upun telah menyiapkan rencana pengembangan meski Bukit Antigalau baru dibuka hari ini.

"Ini hanya tahap awalnya, di bagian lain masih kami siapkan tempatnya, dan rencananya akan membuat penginapan berkonsep cottage juga," kata M Ujang Busthomi.

Ujang menyampaikan, objek wisata Bukit Antigalau buka setiap hari dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

Baca juga: Di Griya Hidroponik Cirebon Pengunjung Bisa Memanen Sendiri Sayuran dan Berswafoto dalam Rumah Hijau

Di tempat tersebut, terdapat beberapa spot foto berlatar belakang Situ Patok. Spot foto itu tampak berbentuk panggung kecil yang menjorok ke sisi bukit.

Pengunjung juga bisa menikmati sejumlah fasilitas, di antaranya, wahana wisata anak-anak, musala, Kafe Antigalau, dan lainnya.

Para pengunjung dapat mencicipi beragam kuliner khas di Kafe Antigalau, misalnya Kopi Antigalau yang bercita rasa otentik.

Baca juga: Mencicipi Pedas dan Gurihnya Ayam Bakar Sambal Matah di Cirebon, Pedasnya Pas, Bumbunya Meresap

Kopinya terasa kuat, dan berpadu sempurna dengan susu sehingga memunculkan rasa khas yang seolah tiada duanya.

Perjalanan menuju Obyek Wisata Bukit Antigalau juga tampaknya membutuhkan perjuangan, karena harus melintasi jalanan yang naik turun.

Beberapa tanjakan juga terlihat cukup curam sehingga pengunjung harus ekstra hati-hati saat melintasinya.

Baca juga: Sarapan Pagi Menyantap Mi Tarik Cirebon, Rasanya Lezat dan Menyegarkan

Namun, setibanya di lokasi pengunjung bakal menikmati hamparan pemandangan alam yang memanjakan mata.

Untuk menikmati Obyek Wisata Bukit Antigalau, pengunjung cukup membayar tiket masuk seharga Rp 7 ribu untuk dewasa dan Rp 5 ribu bagi anak-anak.

Pada akhir pekan tiket pengunjung dewasa menjadi Rp 10 ribu perorang dan Rp 7 ribu untuk anak-anak.

"Di masa pandemi ini, kami menerapkan protokol kesehatan ketat di seluruh areal wisata dan wajib dipatuhi seluruh pengunjung yang datang," ujar M Ujang Busthomi. (Tribun Cirebon/Ahmad Imam Baehaqi)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved