Masuk PPKM Level 2 Tempat Wisata di Garut Kembali Buka dengan Syarat Tertentu, Ada Warga yang Ragu

"bahwasanya di level dua itu destinasi sudah mulai dibuka tapi dengan pembatasan 25 persen protokol kesehatan"

Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari
Menyeruput teh di objek wisata kawasan tebing Batu Tumpang, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut. Masuk PPKM level 2 objek wisata di Garut boleh dibuka 

BERSTATUS PPKM Level 2 sejumlah objek wisata di Kabupaten Garut kembali dibuka.

Dibukanya tempat wisata di Garut dibarengi surat edaran dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut yang memuat informasi syarat dan ketentuan bagi para pelaku usaha pariwisata.

"Iya hari ini kami sudah diedarkan karena Garut masuk ke level dua ini sesuai Inmendagri bahwasanya di level dua itu destinasi sudah mulai dibuka tapi dengan pembatasan 25 persen protokol kesehatan," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Budi Gan Gan saat dihubungi Tribunjabar.id, Selasa (24/8/2021).

Pantai Sayang Heulang, Garut
Pantai Sayang Heulang, Garut (Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari)

Budi menjelaskan tetap ada aturan-aturan yang harus dijalankan para pelaku usaha pariwisata agar tetap terhindar dari bahaya Covid-19.

Aturan tersebut yakni restoran yang berada di dalam gedung harus membatasi kunjungan hingga 50 persen dari kapasitas tempat.

Baca juga: Ada 55 Desa di Garut yang Akan Menjelma Menjadi Desa Wisata Demi Menggaet Wisatawan

Restoran yang berada di luar gedung harus membatasi pengunjung hingga 30 persen dengan waktu makan selama 30 menit dan hanya diizinkan buka hingga pukul 20.00.

Fasilitas umum seperti kegiatan di tempat wisata, taman dan wisata umum diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 25 persen.

Baca juga: Taman Wisata Alam Gunung Papandayan Garut Ditutup Sementara Hingga Waktu yang Belum Ditentukan

"Kemudian kegiatan seni budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan boleh buka dengan kapasitas 50 persen, dengan catatan harus menerapkan prokes yang ketat," ungkap Budi.

Dibukanya kembali tempat wisata di Garut disambut beragam oleh warga Garut.

Baca juga: Sarana Olahraga Kerkhof Garut kini Menjadi Tempat Wisata Kuliner yang Asyik untuk Kongko

Ningrum (32), warga Samarang Garut mengatakan dirinya masih takut berwisata meskipun sudah diizinkan, ia berpendapat tidak ada jaminan prokes di tempat wisata bisa 100 persen diterapkan.

"Mungkin untuk saat ini masih nahan-nahan dulu nih, karena ragu juga sih, gak ada jaminan kan di tempat wisata prokesnya jalan seratus persen," ucapnya.

Kawasan tebing Batu Tumpang, Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut
Kawasan tebing Batu Tumpang, Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut (Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari)

Lain halnya dengan Ery (26), warga Sukawening Garut, ia berpendapat dibukanya tempat wisata merupakan kabar baik yang mampu menambah imun.

"Yaa kan selama ini tutup kan, jadi biarkanlah kami liburan kan biar imun naik dan kebal terhadap virus," ungkapnya saat dihubungi Tribunjabar.id. (Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari)

Sumber: Tribun Jabar

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved