Mang Endut Berharap Objek Wisata Dibuka Walaupun PPKM Diperpanjang Jika Tidak Usaha Galendo Tutup

Kalaupun PPKM dipepanjang lagi, tetapi yang penting objek wisata buka kembali secara normal. Terutama Pangandaran

Tribun Jabar/Andri M Dani
H Endut Rohadi menunjukkan produksi galendo di Saung Galendo Mang Endut, Cilame, Ciamis 

PABRIK makanan khas Ciamis, galendo, milik H Endut Rohadi alias Mang Endut (69) di Jalan Kapten Harsono Sudiro Lingkungan Cilame Ciamis sudah semingu ini tutup. Tidak lagi produksi.

Sebanyak 16 orang pekerja di satu-satunya pabrik galendo terkenal dan terbesar di Ciamis terpaksa dirumahkan. 

Galendo tak hanya merupakan camilan khas tradisional Ciamis, tapi sudah menjadi ikon Tatar Galuh.

Pabrik galendo Mang Endut di  Jalan Kapten Harsono Sudiro, Cilame, Kabupaten Ciamis yang berhenti beroperasi
Pabrik galendo Mang Endut di Jalan Kapten Harsono Sudiro, Cilame, Kabupaten Ciamis yang berhenti beroperasi (Tribun Jabar/Andri M Dani)

“Kondisinya sudah sangat sulit, sudah tumbang. Kalaupun dipaksakan produksi buat apa, sudah tidak ada yang beli galendo. Makanya kami putuskan sejak tanggal  1 agustus lalu berhenti produksi,” keluh H Endut Rohadi alias Mang Endut, raja galendo Ciamis kepada Tribun Minggu (8/8/2021).

Sejak 1 Agustus lalu, 16 orang pekerja di pabrik galendo “Rasa Asli” tersebut terpaksa dirumahkan.  Ada 12  ibu di bagian pengepakan  dan  4 laki-laki di bagian produksi yangharus dirumahkan

Empat tungku dan 12 jerangan tidak lagi menyala.  Enam mesin pemeras santan pun menganggur. Termasuk jajaran mesin pres untuk mencetak galendo  terpaksa istirahat panjang.

Baca juga: Objek Wisata Situ Lengkong Panjalu Ciamis Ditutup untuk Wisatawan dan Peziarah Mulai Senin 21 Juni

Empat orang pekerja di bagian produksi yang dirumahkan tersebut menurut Mang Endut kini terpaksa beralih profesi jadi kuli bangunan (1 orang), buruh panen dan garap sawah (1 orang), tukang kebun (1 orang)  dan seorang masih menganggur.

“Sedih juga, tetapi  mereka harus tetap punya penghasilan untuk anak istri. Mudah-mudahan kondisi bisa normal lagi. Objek wisata buka lagi. Kalaupun PPKM dipepanjang lagi, tetapi yang penting objek wisata buka kembali secara normal. Terutama Pantai Pangandaran,” katanya.

Baca juga: Menikmati Wisata di Sayang Kaak Ciamis di Bawah Pantauan Satgas Covid-19

Dampak PPKM yang diperpanjang ini lebih parah daripada saat diberlakukannya PSBB karena saat PSBB objek wisata masih buka. Tetapi setelah diberlakukannya PPKM  Juli lalu yang terus diperpanjang, benar-benar membuat KO pabrik galendo  tersebut

H Endut Rohadi melihat ponsel sementara pabrik galendo miliknya di  Jalan Kapten Harsono Sudiro, Cilame, Kabupaten Ciamis berhenti beroperasi
H Endut Rohadi melihat ponsel sementara pabrik galendo miliknya di Jalan Kapten Harsono Sudiro, Cilame, Kabupaten Ciamis berhenti beroperasi (Tribun Jabar/Andri M Dani)

“Sekitar 75 persen pembeli galendo Ciamis adalah rombongan wisatawan  yang baru pulang piknik dari Pangandaran. Berikut Pangandaran, kami tidak bisa berkutik,” ujar Mang Endut.

Sumber: Tribun Jabar

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved