Kebun Binatang Bandung Masih Tutup, Dokter Hewan Pastikan Semua Satwa Sehat

"Tentu kami berharap Kebun Binatang bisa buka lagi dengan protokol kesehatan ketat sehingga ada pemasukan untuk Kebun Binatang"

Tribun Jabar/Nandri Prilatama
Tempat monyet di Bandung Zoological Garden 

OBJEK wisata di Kota Bandung di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 masih dilakukan penutupan, salahsatunya yang dialami objek wisata Bandung Zoological Garden (Bazoga) atau Kebun Binatang Bandung, Jalan Tamansari. 

Meskipun Bazoga masih tutup, tetap tetap saja pengelola Bazoga senantiasa memperhatikan satwa-satwa yang ada di dalamnya yakni sebanyak 850 satwa dari 130 spesies, seperti pakannya hingga pada kesehatannya. 

Dokter Hewan Bazoga, Dedi Tri Sasongko menyampaikan bahwa di masa PPKM Level 4 ini, Bazoga masih tutup yang membuat pemasukan dari para tiket pengunjung pun tak ada. Dia berharap evaluasi PPKM yang bakal berakhir Senin (9/8/2021) dapat menggembirakan para pelaku usaha wisata.

Jerapah di Bandung Zoological Garden (Bazoga) sedang diberi makan
Jerapah di Bandung Zoological Garden (Bazoga) sedang diberi makan (dokumentasi Bazoga)

"Tentu kami berharap Kebun Binatang bisa buka lagi dengan protokol kesehatan ketat sehingga ada pemasukan untuk Kebun Binatang dan biaya operasional serta pakan satwa bisa terpenuhi," katanya di lokasi, Minggu (8/8/2021).

Baca juga: Kebun Binatang Bandung Ditutup Hingga 14 Juli, Manajemen Bazoga Harapkan Sumbangan untuk Pakan Hewan

Adapun kesiapan Bazoga dalam menghadapi evaluasi PPKM Level 4 ini, Dedi menyebutkan sudah dipersiapkan mulai protokol kesehatan, seperti marka pengunjung untuk menjaga jarak sampai kepada melakukan disinfeksi ke setiap kandang satwa.

Kandang jerapah di Bandung Zoological Garden
Kandang jerapah di Bandung Zoological Garden (Tribun Jabar/Nandri Prilatama)

"Kami juga sediakan hand sanitizer di sini hingga vaksinasi terhadap karyawannya. Alhamdulillah sejauh ini hewan-hewan di Bazoga tak ada yang terkonfirmasi covid. Karyawannya juga jika ada yang terindikasi maka langsung dilakukan swab antigen," ujarnya. (Tribun Jabar/Nandri Prilatama)

Sumber: Tribun Jabar

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved