Objek Wisata Sepi, Buruh Perahu Pesiar Jadi Nelayan Mencari Ikan di Pantai Barat Pangandaran

"Ya alhamdulillah lumayan Kang, daripada bingung mencari kerja sementara kami mencari uang di sini

Tribun Jabar/Padna
Aktivitas beberapa buruh perahu wisata yang beralih profesi menjadi nelayan penangkap ikan di Pantai Barat Pangandaran, Sabtu (17/7/2021) 

OBJEK Wisata Pangandaran sepi, beberapa buruh perahu pesiar beralih profesi menjadi nelayan penangkap ikan.

Dari pantauan Tribunjabar.id, tampak suasana objek wisata khususnya di pantai barat Pangandaran sepi pengunjung dan banyak kapal pesiar pun di sandarkan di bibir pantai.

Kemudian, bagaimana nasib buruh kapal pesiar? Sambil menunggu objek wisata dibuka kembali dan tidak diberlakukan PPKM Darurat, beberapa buruh perahu pesiar beralih profesi menjadi nelayan dan ada juga bekerja serabutan lainnya.

Pantai Pangandaran
Pantai Pangandaran (TribunJabar)

Mereka berusaha mencari uang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya dengan cara memanfaatkan tempat wisata pantai barat Pangandaran untuk mencari ikan laut.

Seorang buruh kapal pesiar yang saat ini menjadi nelayan penangkap ikan, Hartono (45) mengatakan, sembari menunggu objek wisata pantai Pangandaran dibuka Ia bersama rekan setimnya bekerja mencari ikan.

"Ya alhamdulillah lumayan Kang, daripada bingung mencari kerja sementara kami mencari uang di sini (menangkap ikan di pantai barat)," ujar Hartono saat ditemui Tribunjabar.id disela sela menjaring ikan di Pantai Barat Pangandaran, Sabtu (17/7/2021).

Ia mengungkapkan, mencari ikan di Pantai Barat Pangandaran ini semenjak objek wisata ditutup dan diberlakukan PPKM Darurat.

Perahu pesiar di Pantai Barat Pangandaran
Perahu pesiar di Pantai Barat Pangandaran (TribunJabar/Padna)

"Pokoknya sejak sepi pengunjung, kami manfaatkan untuk mencari ikan. Nanti, kalau wisata sudah buka lagi kami berhenti. Kami mengharapkan corona cepat hilang, objek wisata dibuka kembali dan bisa melayani pengunjung seperti biasanya. Intinya bisa kembali beraktivitas seperti biasa lah, jangan seperti kota mati," katanya. (tribun jabar/padna)  

 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved