Bisnis Objek Wisata di KBB Babak Belur, Pelaku Wisata Diusulkan Dapat Bantuan Selama PPKM Darurat

"Semoga Agustus sudah bisa turun. Hibah belum tahu dalam bentuk apa, baru diminta pengajuan data saja,"

Tribun Jabar/Wildan Noviansah
Sapu Lidi Cafe, Resort and Gallery, Jalan Sersan Bajuri, Desa Cihideung, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) 

SEBANYAK 30 ribu pelaku bisnis pariwisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) diusulkan untuk mendapat bantuan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Bantuan tersebut diusulkan karena pelaku pelaku bisnis pariwisata seperti pengelola obyek wisata dan karyawannya sudah babak belur akibat terdampak penerapan PPKM Darurat tersebut dan mereka meminta harus ada kompensasi, apalagi jika diperpanjang.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan  KBB, Heri Partomo mengatakan, sebanyak 30 ribu pelaku usaha pariwisata di KBB itu diusulkan untuk mendapatkan bantuan hibah dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bandung Barat (KBB), Heri Partomo
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bandung Barat (KBB), Heri Partomo (Tribun Jabar/Wildan Noviansah)

"Kami berharap bantuan hibah tersebut bisa disalurkan terhadap para pekerja yang bergerak di bidang Pariwisata secepatnya. Dari KBB yang diusulkan ada kurang lebih 30 ribu para pelaku pariwisata terutama para pekerja," ujarnya saat dihubungi, Jumat (16/7/2021).

Heri mengakui, para pelaku wisata khususnya pekerjanya sangat terdampak dengan kebijakan PPKM Darurat ini, sehingga bantuan tersebut diharapkan bisa meringankan beban mereka.

Baca juga: Tempat Kemping yang Simple dengan Fasilitas dan Pemandangan Keren serta Harga Terjangkau di KBB

"Semoga Agustus sudah bisa turun. Hibah belum tahu dalam bentuk apa, baru diminta pengajuan data saja," kata Heri.

Sementara untuk kompensasi biaya perawatan dan pemeliharaan, kata Heri, pihaknya belum melakukan pembahasan. Namun jika melihat postur anggaran yang ada, kata dia, kemungkinan terealisasinya sangat kecil.

Kawasan Wisata Natural Hill di Jalan Kolonel Masturi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB)
Kawasan Wisata Natural Hill di Jalan Kolonel Masturi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) (Tribun Jabar/Wildan Noviansah)

"Tapi meskipun nanti ada pelaku wisata yang mengajukan maka akan kita dorong dan kita coba fasilitasi," ucapnya.

Menurutnya, kompensasi ini memang perlu bagi pelaku bisnis pariwisata karena kondisi bisnis Pariwisata di tengah PPKM Darurat ini nyaris sama seperti penutupan yang dilakukan pada tahun lalu. 

Baca juga: Semua Objek Wisata di Kabupaten Bandung Barat Ditutup, Disparbud KBB Sebar Surat Edaran

"Kondisi ini tentunya sangat memberatkan bagi para pengusaha, dampaknya sama seperti pertama penutupan 3 bulan, bisa disebut terpuruk. Baru saja kemarin sedikit menarik nafas, ternyata harus ada lagi PPKM Darurat," ujar Heri. (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved