Setelah Pesan Kopi Bisa Jalan-jalan di Hutan Pinus, Nikmatnya Ngopi di Hutan Ala Warung Kopi Gunung

"Ini tempat sangat cocok, walaupun tempatnya di hutan tapi strategis mudah dijangkau karena berada di pinggir jalan"

Editor: Adityas Annas Azhari
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Warung Kopi Gunung di Jalan Raya Tangkuban Parahu, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat 

SUASANA sejuk dan nyaman langsung terasa saat memasuki Warung Kopi Gunung di Jalan Raya Tangkuban Parahu, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Pasalnya, kafe ini merupakan tempat ngopi outdoor yang berada di tengah hutan pinus. Jadi, selain menawarkan berbagai jenis minuman dan makanan, kafe ini juga menawarkan suasana alam, udara segar dan dingin karena tempat ini mengusung konsep ngopi di gunung.

Kafe yang didominasi bangunan warna putih dan dibalut lantai kayu ini juga banyak dimanfaatkan kaula muda yang datang untuk berswafoto sambil menikmati berbagai menu yang tersedia.

Warung Kopi Gunung di Jalan Raya Tangkuban Parahu, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat
Warung Kopi Gunung di Jalan Raya Tangkuban Parahu, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

Bangunan yang ada di sekitar hutan ini menggunakan atap kaca dan ada juga yang berbentuk kotak seperti kontainer.

"Karena ini kawasan hutan jadi bangunannya pun tidak ada yang permanen dan saat ini bangunan utama menggunakan container. Kedepannya akan terus kami kembangkan terus," ujar pemilik Warung Kopi Gunung Olav Rene, belum lama ini.

Baca juga: Kawasan Wisata Orchid Forest Cikole Kembali Dibuka untuk Wisatawan, Sediakan Dua Wahana Baru

Para pengunjung harus rela antre untuk memesan lantaran sistem yang diberlakukan pun cukup unik. Setiap pengunjung yang sudah memesan dan melakukan pembayaran bisa langsung berjalan-jalan di area hutan pinus.

Apabila makanan sudah siap disajikan maka pihak kafe akan memanggil pengunjung untuk mengambil pesanannya dan menikmati di tempat yang sudah disediakan.

Suasana di Warung Kopi Gunung di Jalan Raya Tangkubanparahu, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat
Suasana di Warung Kopi Gunung di Jalan Raya Tangkubanparahu, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

"Pembangunan kafe ini difokuskan untuk menjadi tujuan para milenial menghindari kebosanan nongkrong di kedai kopi tengah kota," katanya.

Kafe ini, kata dia, hanya menawarkan konsep yang berbeda dengan kedai kopi lainnya. Sehingga untuk mengundang daya tarik pengunjung, pihaknya mengusung konsep ngopi di hutan yang sejauh ini belum ada di manapun.

Baca juga: Nongkrong di Kafe Sambil Karaoke Atau Menikmati Semilir Angin di Balkon Sembari Ngopi

Warung Kopi Gunung menempati areal Green Grass Perhutani seluas 8 ribu meter persegi. Saat ini baru sekitar 4 ribu meter yang sudah dimanfaatkan sebagai area kafe. Ke depannya Olav mengaku akan melakukan pengembangan secara bertahap.

Meski dalam suasana pandemi seperti sekarang, Olav optimis masyarakat antusias untuk datang. Pasalnya konsep ngopi di hutan dan open space, menjadi suatu konsep yang banyak dicari masyarakat.

Warung Kopi Gunung di Jalan Raya Tangkuban Parahu, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat
Warung Kopi Gunung di Jalan Raya Tangkuban Parahu, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

"Ini tempat sangat cocok, walaupun tempatnya di hutan tapi strategis mudah dijangkau karena berada di pinggir jalan tapi memiliki view dan banyak spot yang instagramable," ucapnya.

Baca juga: Kafe Sederhana Nan Artistik Tanpa Banyak Menu Makanan yang Asyik untuk Nongkrong dan Ngopi

Jam operasional di Warung Kopi Gunung iniĀ  dimulai dari pukul 10.00 hingga 20.00 saat weekday. Sedangkan, saat weekend dimulai dari pukul 10.00 hingga 22.00. (tribunjabar/hilman kamaludin)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved