Traveling Adalah Investasi Memori untuk Masa Depan, Harus Ada Budgeting dan Perencanaan yang Matang

"Dengan traveling, menjalani hal-hal baru dan beda, itu akan disimpan di otak dan jadi investasi memori masa depan,"

Tribun Jabar/Shania Septiana
Marketing Departemen Head FIF Astra, Afikri 

LIBURAN merupakan salah satu kebutuhan yang penting dan dibutuhkan oleh semua orang, baik dari kalangan muda bahkan tua sekalipun.

Apalagi setelah melewati minggu penuh dengan pekerjaan maupun tugas yang membuat jenuh.  Namun, terkhusus para Gen Z, kebanyakan dari mereka memiliki dana yang masih sangat terbatas sehingga menjadi penghambat untuk berlibur.

Menikmati tempat wisata yang menarik menjadi terapi ampuh untuk menghilangkan penat dan stres setelah menjalani rutinitas sehari-hari. 

Kebanyakan orang merasa bahwa mereka harus menghabiskan uang yang banyak untuk mendapatkan liburan yang nyaman. 

Suasana Liburan Natal dan Tahun Baru di Zamzam Pool, Desa Manislor, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan.
Suasana Liburan Natal dan Tahun Baru di Zamzam Pool, Desa Manislor, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan. (Tribun Cirebon/Ahmad Ripai)

Namun, tidak selamanya pemikiran tersebut benar, ada baiknya merencanakan liburan dengan tepat agar pengeluaran liburan tidak membengkak dan kondisi keuangan tetap terjaga.  Liburan juga bisa dilakukan secara hemat dan tetap menyenangkan

Nah, bagi kalian yang sedang atau akan merencanakan liburan, berikut terdapat tips-tips  dari seorang Profesional Financial Planner yaitu Wulan Marbun. 

Baca juga: Liburan dan Bermalam di Alam Bebas Paling Asyik di Campervan Park Subang, Dekat Sungai Air Panas

Berdasarkan dari pengalaman pribadinya, jika ingin traveling  nyaman, dibutuhkan waktu minimal enam bulan untuk bujeting. 

"Setiap orang tentu punya versi nyaman yang berbeda. Untuk itu, hal utama yang harus dilakukan sebelum traveling yaitu melakukan budgeting dan planning," ucapnya dalam Financial Talk Webinar FIF-Tribun Jabar bertajuk Liburan Nyaman Tabungan Aman, Kamis (17/6/2021).

Profesional Financial Planner, Wulan Marbun.
Profesional Financial Planner, Wulan Marbun. (Facebook)

Tak hanya itu, ada dua hal penting lain yang perlu dilakukan, agar kegiatan traveling berjalan sesuai dengan harapan.

"Yang pertama itu kita harus ngerti diri sendiri. Maksudnya adalah, kita itu tipe traveler yang seperti apa. Apakah hanya dengan traveling dan mendapatkan pengalaman luar biasa saja sudah cukup, atau traveler yang ingin mendapatkan pengalaman menginap di hotel mewah," ujarnya.

Baca juga: Hotel Megah yang Selangkah dari Gedung Sate, Semua Kamar Punya Akses Pemandangan ke Kota Bandung

Menurutnya, sebelum traveling seorang traveler yang baik harus mengerti dulu apa arti dari "jalan-jalan". 

"Harus prioritaskan budget supaya travel seru. Simpan budget yang lebih untuk hal yang kamu suka," ucapnya. 

Suasana libur Idulfitri di Taman Bougenville Jalan Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, Sabtu (15/5/2021)
Suasana libur Idulfitri di Taman Bougenville Jalan Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, Sabtu (15/5/2021) (TribunJabar/Putri Puspita)

Hal penting selanjutnya adalah, mengetahui berapa budget yang dimiliki. Jangan sampai over limit saat liburan.

"Ini rumus mudah agar kalain bisa investasi memori (traveling). Dari income 100 persen ada beberapa persen yang harus kita bagai. 30 persen pertama adalah prioritas . Lalu 10 persen untuk sosial, 20 persen dana darurat, 50 persen expenses dan 20 persen Investment," katanya.

Baca juga: Asosiasi Travel Agent Indonesia Bagikan Cara Kreatif Untuk Tarik Minat Wisatawan Berlibur

Jadi, menurut Wulan, ketika 30 persen dari 100 persen income sudah sudah diprioritaskan untuk berbagi kepada sesama (zakat) dan disisihhkan untuk dana darurat, sisa budget yang dimiliki bisa digunakan semaksimal mungkin untuk kehidupan sehari-hari.

"Berapa pun angka dana atau pun planning yang kalian punya, yang penting adalah harus mengenal diri sendiri agar punya kehidupan yang sehat," ucapnya.

Travel Bloger, Marischka Prudence
Travel Bloger, Marischka Prudence (tribunnews)

Untuk mendapatkan pengalaman yang lebih nyata, dihadirkan juga seorang travel blogger yang berpengalaman, Marischka Prudence

Pernah menjadi seorang jurnalis dan seorang host, wanita yang akrab disapa Pru itu kini berpindah haluan menjadi seorang travel blogger.

Baca juga: Sarana Olahraga Kerkhof Garut kini Menjadi Tempat Wisata Kuliner yang Asyik untuk Kongko

Menurutnya, hampir 95 persen setiap orang menginginkan yang namanya traveling. Melihat pemandangan indah, mencicipi kuliner lezat, bertemu orang baru tentu menjadi sebuah pengalaman yang luar biasa. 

Tak hanya itu, kata pru, traveling merupakan sebuah investasi memori masa depan. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved