Tiga Kali Ditutup Selama Pandemi Ini, Objek Wisata The Great Asia Africa Terpaksa Rumahkan Karyawan

"Kalau karyawan jelas kami rumahkan dulu, karena seseuai arahan pemerintah ada beberapa persen yang harus WFH"

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Suasana objek 2isata The Great Asia Africa Lembang yang sepi karena ditutup sementara akibat zona merah Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat, Kamis (17/6/2021) 

OBJEK wisata The Great Asia Africa (TGAA) Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), sudah tiga kali ditutup selama pandemi Covid-19 akibat wilayahnya masuk zona merah atau risiko tinggi penyebaran Covid-19.

Objek wisata ini pertama kali ditutup pada Desember 2020, kemudian Mei 2021 dan terakhir 16-22 Juni 2021. Akibat penutupan ini, karyawan obyek wisata tersebut harus dirumahkan dan berdampak terhadap pendapatannya.

"Ini penutupan yang ketiga kalinya. Secara tidak langsung imbasnya terhadap tim kami juga, banyak yang dirumahkan," ujar pengelola objek wisata TGAA Lembang, Wawan Setiawan saat ditemui, Kamis (17/6/2021).

Objek Wisata The Great Asia Africa Lembang yang ditutup sementara akibat zona merah pandemi Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat
Objek Wisata The Great Asia Africa Lembang yang ditutup sementara akibat zona merah pandemi Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat (TribunJabar/Hilman Kamaludin)

Dari tiga kali penutupan ini, kata dia, dampak yang paling terasa yakni penutupan yang terakhir karena sejak beberapa bulan yang lalu, jumlah pengunjung sudah mengalami peningkatan.

"Sekarang mulai ada peningkatan, terus KBB masuk zona merah lagi, banyak juga yang sudah reservasi tapi akhirnya kami reschedule dan cancel juga. Itu dampak yang paling terasa bagi kita," katanya.

Sementara untuk karyawan, kata dia, sebagian ada yang di rumahkan dan sebagian ada juga yang tetap bekerja untuk memantau dan menjaga sekitar area objek wisata.

Baca juga: Ini Dia Keunikan Spot Foto 7 Negara yang Ada di Wisata The Great Asia Africa

"Kalau karyawan jelas kami rumahkan dulu, karena seseuai arahan pemerintah ada beberapa persen yang harus WFH. Jadi kebanyakan karyawan dirumahkan," ucap Wawan.

Bangunan khas Africa dengan atap yang terbuat dari ijuk di The Great Asia Africa
Bangunan khas Africa dengan atap yang terbuat dari ijuk di The Great Asia Africa (Tribunjabar.id/putripuspita)

Kendati demikian, pihaknya mendukung upaya dari pemerintah daerah untuk menutup obyek wisata tersebut karena upaya ini untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang saat ini terus mengalami peningkatan.

Baca juga: The Great Asia Afrika, Tempat Wisata yang Cocok Dikunjungi Saat Liburan Bersama Keluarga

"Mudah-mudahan dengan penutupan ini, pandemi Covid-19 segera berlalu," katanya. (tribunjabar/hilman kamaludin)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved