Dinas Pariwisata Diminta Pasang Rambu-rambu Larangan Berenang di Zona Berbahaya Pantai Citepus

"Di sini kan ada Balawista, saya berharap ada fasilitas motor ATV untuk mempermudah memantau arus wisata,"

Tribun Jabar/Rizal Jalaludin
Wisatawan bermain di tepi Pantai Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, awal Juni 2021. Pantai ini masih minim rambu-rambu larangan berenang di zona berbahaya 

MINIMNYA fasilitas bendera peringatan larangan berenang, jadi pemicu terjadinya wisatawan tenggelam di Pantai  Citepus, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Melihat kondisi ini, Ketua Kkarang taruarang Taruna Desa Citepus, Herlan Hendiansyah meminta Dinas Pariwisata (Dispar) memberikan fasilitas bendera peringatan atau papan imbauan larangan berenang di lokasi rawan terjadinya kecelakaan laut.

"Kami sebagai Karang Taruna berharap dinas terkait memberikan fasilitas bendera peringatan di setiap titik, karena pengunjung tidak tahu mana arus bahaya, mana arus tidak bahaya untuk berenang," ujarnya, Kamis (17/6/2021).

Pantai Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi yang minim rambu-rambu peringatan larangan berenang
Pantai Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi yang minim rambu-rambu peringatan larangan berenang (Tribun Jabar/Rizal Jalaludin)

Herlan juga meminta Dinas Pariwisata memfasilitasi Balawista motor ATV untuk pemantauan tempat wisata.

"Di sini kan ada Balawista, saya berharap ada fasilitas motor ATV untuk mempermudah memantau arus wisata," jelasnya.

Baca juga: Hari Pertama Pascapenutupan Sementara, Pantai Citepus Tetap Dikunjungi Wisatawan. .

Pada Rabu (16/6/2021), M Hasbi (17), wisatawan asal KampungDramaga Hj Abas, RT 03 RW 01, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, tenggelam di laut pantai Citepus, Kecamatan Palabuhanratu.

Korban tenggelam sekitar pukul 05.30 WIB. Ari (31), saudara korban mengatakan, saat kejadian korban berenang bersama tiga orang keluarganya. Namun, saat berenang terlalu tengah korban tertinggal ketika hendak kembali ke pinggir pantai.

Pantai Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi masih minim rambu-rambu larangan berenang di zona berbahaya
Pantai Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi masih minim rambu-rambu larangan berenang di zona berbahaya (Tribun Jabar/Rizal Jalaludin)

"Setahu saya memang tadi sekitar jam 8  saya ditelpon sama keponakan yang kebetulan ikut, sengaja berlibur, berangkat dari Bogor itu magrib, nyampe tadi malam. Terus tadi pagi infonya berenang, dia tiga atau empat berenang, memang dia terlalu tengah, ketika mau ke pinggir ketinggalan," ujarnya.

Keluarga sudah melaporkan peristiwa ini ke polisi dan tim SAR pun masih melakukan pencarian. (tribunjabar/rizal jalaludin)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved