Kota Bandung Segera Memiliki Jalur Wisata Bersepeda Menyusuri Jejak Sejarah Bandung Lautan Api

"Di Surabaya ada 10 November, di Yogyakarta ada Serangan Umum 1 Maret. Kita ada Bandung Lautan Api".

Tribun Jabar/Ery Chandra
Situs penjara Banceuy di Jalan Banceuy, Bandung. Di penjara ini Bung Karno dipenjara karena perlawanannya terhadap Belanda 

PEMERINTAH Kota Bandung akan menghadirkan wisata bersejarah disandingkan dengan wisata bersepeda.

Wisata sejarah ini mengunjungi stilasi Bandung Lautan Api. Di Stilasi Bandung lautan api ini nantinya dijadikan jalur sepeda. 

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana didampingi Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan meninjau stilasi tersebut  dengan bersepeda, Jumat (4/6/2021).

Gedung De Eerste Nederlandsch Indisch Sparkaas (Denis) yang kini menjadi Kantor BJB di persimpangan Jalan Braga-Naripan, Bandung
Gedung De Eerste Nederlandsch Indisch Sparkaas (Denis) yang kini menjadi Kantor BJB di persimpangan Jalan Braga-Naripan, Bandung (wikipedia)

Jalur stilasi BLA tersebut mulai dari Gedung De Eerste Nederlandsch Indisch Sparkaas (Denis) yang menjadi saksi sejarah peristiwa Bandung Lautan Api

Di lokasi Gedung Denis itu sempat terjadi insiden penurunan bendera Belanda, triwarna oleh para pejuang RI tiga bulan setelah kemerdekaan Indonesia. 

Baca juga: Pengunjung Bandung Zoological Garden Terus Diingatkan Sekuriti untuk Menaati Protokol kesehatan

Ini juga menjadi awal dari rangkaian perjuangan revolusioner pemuda boemi poetra sebelum peristiwa pembumihangusan Bandung Lautan Api pada 24 Maret 1946. 

Yana dan Tedy seusai melihat Gedung Denis melanjutkan mengayuh sepeda ke Asia-Afrika, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Astana Anyar, Jalan Kalipah Apo ,dan berhenti di Stilasi Bandung Lautan Api, tepat di depan SD Dewi Sartika. 

Gedung Indonesia Menggugat di Jalan Perintis Kemerdekaan No 5 Bandung. Gedung ini bekas pengadilan di era kolonial Belanda. Di sini Soekarno diadili.
Gedung Indonesia Menggugat di Jalan Perintis Kemerdekaan No 5 Bandung. Gedung ini bekas pengadilan di era kolonial Belanda. Di sini Soekarno diadili. (Tribun Jabar)

"Hari ini Jumat bersepeda kunjungi beberapa titik yang punya nilai sejarah berkaitan dengan Peristiwa Bandung Lautan Api," ujar Yana Mulyana. 

Rencananya jalur sejarah itu akan menjadi destinasi wisata sepeda baru di Kota Bandung. "Ini betul-betul menjadi satu wisata sepeda baru di Kota Bandung," ucap Yana.

Baca juga: Ngabuburit Asyik dan Gratis Menyusuri Palestine Walk di Kawasan Alun-alun Kota Bandung

Yana mengatakan minggu depan ia akan mencari destinasi wisata lain yang punya nilai sejarah. Misalkan perjalanan Bung Karno, ke Penjara Banceuy, Gedung Indonesia Menggugat (GIM), atau rumah ibu Inggit Ganarsih

Sumber: Tribun Jabar

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved