Kabupaten Majalengka Segera Memiliki Peraturan Daerah Pariwisata untuk Tingkatkan Pendapatan

“Ada beberapa Perda yang dibahas oleh dewan, salah satunya Perda Riparkab,” ujar Wakil Ketua DPRD Majalengka, Asep Eka Mulyana"

Tribun Cirebon/Eki Yulianto
Keindahan di objek wisata terasering Panyaweuyan, Kabupaten Majalengka 

SEKTOR pariwisata menjadi salah satu andalan pembangunan Kabupaten Majalengka sejak beberapa tahun terakhir.

Anggaran yang dikucurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka di sektor pariwisata setiap tahunnya terus bertambah. 

Pembukaan jalan lingkar timur Majalengka indikator dari keinginan pemerintah daerah menjadikan sektor wisata sebagai bagian penting dalam mengeruk Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta peningkatan perekonomian masyarakat. 

Suasana Alun-alun Majalengka seusai diresmikan Bupati Majalengka, Karna Sobahi, Senin 8 Februari 2021
Suasana Alun-alun Majalengka seusai diresmikan Bupati Majalengka, Karna Sobahi, Senin 8 Februari 2021 (Tribun Cirebon/Eki Yulianto)

Guna mendukung pembangunan pariwisata dalam waktu dekat akan disahkan Peraturan Daerah (Perda) yang akan menjadi pedoman pembangunan pariwisata di Kabupaten Majalengka.

Perda yang masih dalam pembahasan DPRD, yakni Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Kabupaten (Riparkab).  

Baca juga: Curug Cipeuteuy dan Situ Cipanten di Majalengka Paling Banyak Dikunjungi Selama 4 Hari Libur Lebaran

“Ada beberapa Perda yang dibahas oleh dewan, salah satunya Perda Riparkab,” ujar Wakil Ketua DPRD Kabupaten Majalengka, Asep Eka Mulyana dari Fraksi Golkar itu, Jumat (28/5/2021).

Diharapkan keberadaan Perda tersebut nantinya dapat mendorong pertumbuhan dan kemajuan wisata daerah. 

Objek wisata Situ Cipanten di Desa Gunung Kuning, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka
Objek wisata Situ Cipanten di Desa Gunung Kuning, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka (TribunJabar/Eki Yulianto)

bagian kesekretariatan DPRD Majalengka, Oman mengungkapkan, pembahasan sejumlah Raperda sudah rampung. Hanya saja, masih menunggu pengesahan, termasuk Raperda Riparkab. 

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Majalengka mencatat, ada 128 titik objek wisata yang tersebar di berbagai daerah di Kabupaten Majalengka.

Baca juga: Ratusan Pendaki Pilih Jalur Pendakian Apuy di Majalengka untuk Mendaki Gunung Ciremai

Dari jumlah tersebut termasuk yang berada  di wilayah Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) dan Perhutani, rata-rata merupakan  wisata alam. (tribuncirebon/eki yulianto)

Sumber: Tribun Cirebon

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved