Penutupan Objek Wisata di Kota Bandung Tak Pengaruhi Kunjungan ke Tempat-tempat Wisata di Rancabali

"Kalau lihat tren memang kunjungan itu bertahan puncaknya ada di dua hari sampai tiga hari pascalebaran".

Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Pengunjung sedang memberi makan rusa di Penangkarana Rusa Rancaupas, Rancabali, Kabupaten Bandung, Minggu (23/5/2021). 

DITUTUPNYA tempat wisata di Kota Bandung tidak berpengaruh terhadap jumlah kujungan ke tempat wisata di Kabupaten Bandung, khususnya wilayah Rancabali.

Cluster Manager Kawah Putih, Rancaupas, dan Patuha Resort, Trisna Mulyana, mengatakan melihat situasi di lapangan belum terlihat efek yang signifikan dengan meningkatnya pengunjung.

"Bahkan menurut saya, ini pun lebih rendah dibanding kunjungan di hari Sabtu kemarin, jadi tidak ada efek yang signifikan," kata Trisna, saat ditemui di Rancaupas, Kabupaten Bandung, Minggu (23/5/2021).

Pengunjung sedang memberi makan rusa di Penangkarana Rusa Rancaupas, Rancabali, Kabupaten Bandung, Minggu (23/5/2021).
Pengunjung sedang memberi makan rusa di Penangkarana Rusa Rancaupas, Rancabali, Kabupaten Bandung, Minggu (23/5/2021). (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin)

Menurut Trisna, yang datang ke Rancaupas dari pagi hingga sore sekarang hampir  60 persennya dari luar Bandung.

"Kalau lihat tren memang kunjungan itu bertahan puncaknya ada di dua hari sampai tiga hari pascalebaran. Untuk Kawah Putih kemarin pengunjung sekitar 1.200 orang,  untuk Rancaupas sekitar 1.600 orang, sekarang menurun sekitar 20 persen," katanya.

Baca juga: Wisatawan Pilih Menikmati Keindahan Kebun Teh Rancabali Setelah Objek Wisata di Pacira Ditutup

Trisna mengatakan, tentu jumlah tersebut masih terkendali, itu jumlah yang sangat normal di tengah pandemi Covid yang harus  menerapkan protokol kesehatan seperti ini.

"Batasan kami adalah 50 persen dari batasan normal. Kapasitas Kawah Putih contohnya  sekitar 7.500 orang, kami kan ada di sekitar 1.500 pengunjung itu masih jauh dari kapasitas 50 persen," ujarnya 

Baca juga: Berkemah di Alam Terbuka Rancaupas, Ciwidey. Pemesanan Tiket Masuk Bisa Melalui Online

Sedangkan di Rancaupas, kapasitasnya 8.000 orang, pembatasan kapasitas 50 persennya akibat pandemi jadi di  4.000 pengunjung. 

Pengunjung sedang memberi makan rusa di Penangkarana Rusa Rancaupas, Rancabali, Kabupaten Bandung, Minggu (23/5/2021).
Pengunjung sedang memberi makan rusa di Penangkarana Rusa Rancaupas, Rancabali, Kabupaten Bandung, Minggu (23/5/2021). (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin)

"Kunjungan tertingi ada di hari Sabtu pasca ebaran, ada disekitar hampir 3.000 pengunjung," ucapnya.

Begitu juga dengan Pengelola Glamping Lakeside, Marcelinus, meski tempat wisata di Kota Bandung diutup, pengunjung Glamping tak ada peningkatan.

Baca juga: Penangkaran Rusa di Rancaupas Kabupaten Bandung, Lokasi Favorit untuk Wisata dan Foto Prewedding

"Pengunjung tak ada peningkatan, seperti weekand biasa saja," kata Marcel, saat dihubungi melalui telpon selulernya.

Walaupun, kata Marcel, jika di bawah padat, di Glamping biasa saja. "Sebab memang Glamping berada di ujung (area wisata Rancabali)," ucapnya. (tribunjabar/lutfi ahmad mauludin)

Sumber: Tribun Jabar

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved