Semua Objek Wisata di Kabupaten Karawang Ditutup Hingga Akhir Mei

Dengan begitu saya meminta kepada para pelaku usaha pariwisata, tempat hiburan dan pengurus car free day untuk berkoordinasi dengan Disparbud

Warta Kota/Joko Supriyanto
Pantai Tanjung Pakis di Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang. 

PEMERINTAH Kabupaten Karawang, Jawa Barat secara resmi kembali menutup seluruh objek wisata. Hal tersebut dilakukan demi menekan penyebaran Covid-19 seusai lebaran 1442 hijriah.

Penutupan melalui surat edaran 556/2779-Disparbud Karawang berlaku sejak Senin (17/5/2021) hingga 14 hari kedepan yang hingga Minggu (30/5/2021).

Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengatakan, penutupan tersebut berdasarkan dengan intruksi presiden dimana wilayah zona oranye maupun merah harus menutup objek wisata.

Wakil Bupati Karawang,Aep Syaepuloh
Wakil Bupati Karawang,Aep Syaepuloh (Tribun Jabar/Cikwan Suwandi)

"Karawang ini berada di zona oranye. Jadi kita wajib menutup objek wisata," kata Aep, Rabu (19/5/2021).

Aep mengatakan, wisatawan tidak boleh masuk seiring dengan Surat Edaran penutupan tempat wisata di Kabupaten Karawang ini ,"Tempat wisata ditutup selama 14 hari terhitung hari ini hingga 30 Mei 2021, " ujarnya .

Selain itu, kegiatan yang menimbulkan keramaian juga dihentikan seperti kegiatan car free day pada lokasi yang telah ditentukan.

"Dengan begitu saya meminta kepada para pelaku usaha pariwisata, tempat hiburan dan pengurus car free day untuk berkoordinasi dengan Disparbud dan tim gugus tugas Covid-19 Karawang dalam pelaksanaan penghentian  sementara," katanya.

Pengunjung tengah berswafoto di Marigold Garden, Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Minggu (18/10/2020).(
Pengunjung tengah berswafoto di Marigold Garden, Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Minggu (18/10/2020).( (Kompas.com/Farida)

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Karawang, Yudi Yudiawan mengatakan, keputusan pemerintah menutup tempat wisata sudah dipahami oleh pengelola wisata.

Pihaknya akan mengawasi seluruh tempat wisata agar melaksanakan kebijakan pemerintah. "Mereka sudah mengerti dan berharap agar situasinya bisa membaik," kata Yudi. (tribunjabar/cikwan suwandi)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved