Wisata Menunggang Kuda di Taman Cilaki Kota Bandung Belum Ramai Pengunjung

"Dua tahun ini pemasukan sedikit sekali, sejak awal pandemi sudah terasa dampaknya"

Tribun Jabar/Nazmi Abdurahman
Wisatawan menyewa kuda untuk ditunggangi mengelilingi Taman Cilaki, Kota Bandung, Jumat (14/5/2021) 

LIBUR Idulfitri di objek wisata Taman Cilaki, Kota Bandung tahun ini sepi dari aktivitas para wisatawan.  

Biasanya, saat libur tiba wisatawan memadati kawasan tersebut untuk menyewa jasa menanggung kuda atau sekedar berkumpul bersama keluarga. 

Itang Sopyan (28), salah satu penjaja kuda di kawasan Taman Cilaki mengatakan, libur lebaran tahun ini tidak lebih baik dari tahun lalu. Menurutnya, pandemi Covid-19 dan larangan mudik tahun ini sangat berdampak pada usahanya. 

Penjaja kuda menanti wisatawan yang akan menyewa kuda mereka di Taman Cilaki, Kota Bandung, Jumat (14//5/2021)
Penjaja kuda menanti wisatawan yang akan menyewa kuda mereka di Taman Cilaki, Kota Bandung, Jumat (14//5/2021) (TribunJabar/Nazmi Abdurrahman)

Pada libur H+1 lebaran tahun ini, Itang mengaku baru mendapat dua wisatawan yang menggunakan jasanya. Kondisi itu jelas jauh berbeda dengan 2019, saat belum ada pandemi dan larangan mudik lebaran. 

"Pemasukan sehari kalau saat ini cuma Rp 50.000, itu cuma cukup buat makan saja, enggak ada lebihnya," ujar Itang, di Taman Cilaki, Jumat (14/5/2021). 

Baca juga: Pengunjung Bandung Zoological Garden Terus Diingatkan Sekuriti untuk Menaati Protokol kesehatan

Tak jarang, Itang harus mengeluarkan uang di luar pendapatannya untuk memberi pakan kudanya. Itang sendiri hampir 12 tahun menjalani prosesinya sebagai penjaja kuda di Taman Cilaki

"Dua tahun ini pemasukan sedikit sekali, sejak awal pandemi sudah terasa dampaknya," katanya. 

Baca juga: Ada 122 Destinasi Wisata di Kabupaten Bandung, Info Lengkapnya di Aplikasi Bedas Smart Tourism

Itang mengaku, harga sewa kudanya untuk sekali berkeliling Taman Cilaki dipatok Rp 20 ribu Namun, karena sepi pengunjung, ia menurunkan harga menjadi Rp 15 ribu. Sayangnya, menurunkan harga tak menjadi solusi bagi Itang, pengunjung tetap sepi. 

Wisatawan menyewa kuda untuk ditunggangi mengelilingi Taman Cilaki, Kota Bandung, Jumat (14/5/2021)
Wisatawan menyewa kuda untuk ditunggangi mengelilingi Taman Cilaki, Kota Bandung, Jumat (14/5/2021) (Tribun Jabar/Nazmi Abdurahman)

"Kami biasanya beroperasi setiap hari Sabtu-Minggu saja, selebihnya saya di Lembang, saya enggak ada sampingan. Kalau sepi gak ada pemasukan," ucapnya. 

Ia hanya berharap pandemi segera berakhir dan kondisi kembali normal agar usahanya kembali laris. Sebab, Itang mengaku sangat terdampak akibat Covid-19 yang sudah hampir berjalan dua tahun ini.  

Baca juga: Bersantai Sambil Menanti Waktu Berbuka Puasa di Cikapundung Riverspot di Jalan Soekarno Kota Bandung

"Kalau bisa kayak dulu lagi, tidak ada corona, usaha lancar dan makan enak," katanya. (tribunjabar/nazmi abdurahman)

Sumber: Tribun Jabar

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved