Nikmatnya Ngabuburit Sambil Berkeliling Kota Bandung Pakai Bus Bandros

"Mungkin karena kebiasaan Ramadan, warga lebih suka mulai keluar pada siang hingga sore, sehingga pada pagi hari sangat sepi,"

Editor: Adityas Annas Azhari
Tribun Jabar/Kemal Setia Permana
Bus Bandros mengangkut penumpan di Selter Alun-alun Bandung, Rabu (28/4/2021) sore 

KOTA Bandung memiliki banyak sekali destinasi wisata, mulai wisata kuliner, wisata alam, hingga tempat bersejarah. Tak terhitung berapa ratus spot area yang bisa dikunjungi orang untuk mengetahui wilayah-wilayah yang layak dikunjungi serta aneka spot kuliner yang patut dinikmati.

Untuk menikmati itu semua dalam satu hari, salah satu strateginya adalah dengan naik bus Bandros (Bandung Tour on Bus).

Bus Bandros adalah sebuah kendaraan terbuka yang dirancang khusus bagi warga masyarakat untuk berkeliling Kota Bandung melalui rute-rute yang telah ditentukan.

Bus Bandros Bandung
Bus Bandros Bandung (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Bandros dilengkapi tempat duduk dan interior khusus bagi penumpang agar bisa memandang ke luar kendaraan secara lebih leluasa. Bandros memiliki sopir khusus dan dilengkapi pemandu wisata (tour guide).

Pada Ramadan kali ini, warga kembali bisa menikmati Bandros untuk jalan-jalan berkeliling Kota Bandung sambil menjalankan ibadah puasa. Hal ini berbeda dengan kondisi tahun lalu, di mana masyarakat bahkan tidak bisa keluar rumah dengan leluasa karena pandemi Covid-19, yang baru mewabah kala itu.

Baca juga: Kamping di Kampung Cai Rancaupas Tetap Bisa Dilakukan Selama Bulan Ramadan, Tersedia Paket Puasa

Seiring dengan semakin itensnya penanganan pandemi oleh pemerintah dan ada penurunan angka penularan, Ramadan tahun ini masyarakat bisa kembali menikmati wisata keliling Kota Bandung menggunakan Bandros. Lebih istimewa karena saat ini warga bisa menikmati setiap sudut Kota Bandung sambil berpuasa.

Menurut salah seorang pemandu wisata Bandros, Dewi Astuti, pada awal Ramadan terjadi penurunan angka penumpang Bandros.

jajaran bus Bandros disiapkan di halaman Balai Kota Bandung
jajaran bus Bandros disiapkan di halaman Balai Kota Bandung (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Sebagai contoh, kata dewi, jika pada hari biasa satu Bandros mampu melakukan lima putaran pulang-pergi, sejak beroperasi pukul 10.00 hingga pukul 12.00-13.00, pada Ramadan ini sulit terwujud.

"Mungkin karena kebiasaan Ramadan, warga lebih suka mulai keluar pada siang hingga sore, sehingga pada pagi hari sangat sepi," ujar Dewi ketika ditemui Tribun Jabar, di Selter Bandros Alun-alun Kota Bandung, Selasa (27/4).

Baca juga: Dinas Pariwisata Kabupaten Majalengka Siapkan Bus Motekar untuk Ngabuburit Warga Keliling Kota

Namun, menurut Dewi, antusiasme warga masih cukup tinggi agar bisa naik Bandros berkeliling Kota Bandung. Sayang,  beberapa warga masih terlihat tidak sabar menunggu Bandros penuh penumpang sebagai syarat unutk bisa mulai pergi berkeliling. Namun bagi mereka yang sabar, mereka menikmati duduk di atas Bandros menunggu penumpang penuh.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved