Aneka Tanaman Hias Tersedia di Kawasan Agrowisata Cihideung Kabupaten Bandung Barat

"Dulu ketika saya masih kecil, kata orang tua saya, semua warga di sini berprofesi sebagai penjual tanaman hias"'

Tribun Jabar/Wildan Noviansah
Penjual tanaman hias di kawasan Agrowisata Cihideung, Kabupaten Bandung Barat (KBB) 

UDARA sejuk khas pegunungan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyapa. Sahutan orang yang tengah tawar menawar, serta deretan tanaman hias tertata rapi di setiap rumah yang menghiasi Agrowisata Cihideung di Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, KBB.

Agrowisata Cihideung ini ada sejak 1970 silam sekaligus menjadi salah satu agrowisata tertua di Bandung Barat.

Berbagai macam tanaman dapat dengan mudah ditemui di kawasan agrowisata ini, mulai dari tanaman potong hingga tanaman hias.

Penjual tanaman hias di kawasan Agrowisata Cihideung, Kabupaten Bandung Barat (KBB)
Penjual tanaman hias di kawasan Agrowisata Cihideung, Kabupaten Bandung Barat (KBB) (Tribun Jabar/Wildan Noviansah)

Agrowisata Cihideung memiliki luas 50 hektare. Sebelum menjadi agrowisata, dulunya desa ini sama seperti tempat bercocok tanam lainnya.

Ketua RW 14, Solihin, mengatakan, ketika pertama kali berdiri semua warga di RW tersebut berprofesi sebagai penjual tanaman.

"Dulu ketika saya masih kecil, kata orang tua saya, semua warga di sini berprofesi sebagai penjual tanaman hias, jadi tanaman hias di sini sudah eksis sejak dulu," katanya sambil tertawa, Sabtu (10/4).

Baca juga: Warga Pilih Pergi ke Agrowisata Bukit Cigedud Karena Harga Sayuran Lebih Murah

Namun, seiring berjalannya waktu, kini hanya 75 persen warga yang menjual tanaman. Solihin mengatakan, dari total 350 keluarga (KK), ada 250 yang masih tetap setia menjual tanaman.

"Setelah didata, kurang lebih saat ini ada 300 tanaman yang dijual. Mulai dari buah-buahan, sampai tanaman hias monstera yang lagi tren belakang ini," katanya.

Harga tanaman yang ditawarkan di Agrowisata Cihideung pun beraneka ragam mulai dari Rp 15.000 hingga jutaan rupiah.

Gerbang kawasan Agrowisata Cihideung, Kabupaten Bandung Barat (KBB)
Gerbang kawasan Agrowisata Cihideung, Kabupaten Bandung Barat (KBB) (Tribun Jabar/Wildan Noviansah)

Hal yang menjadikan Agrowisata Cihideung unik dari yang lainnya adalah, banyak kios yang menjajakan tanaman khusus, seperti tanaman bonsai. Artinya, di kios tersebut tidak menjual tanaman lain selain bonsai.

"Ada beberapa kios yang khusus menuju satu tanaman, mulai dari bonsai, mawar, dan sebagainya. Mereka hanya menjual satu tanaman tergantung konsumennya, dan mereka juga sudah dipercaya oleh konsumen luar untuk jenis tanaman tertentu," ujarnya.

Baca juga: Sungguh Mengasyikan, Memetik Jeruk Sepuasnya Langsung dari Pohon di Kebun Jeruk Desa Segeran

Selain mengandalkan jual beli online, para pemilik kios di Agrowisata Cihideung juga memanfaatkan pasar online untuk memperluas target pasarnya.

Baca juga: Perkebunan Teh Disbun di Sumedang, Lokasi Tepat untuk Mereka yang Merindukan Sepi

Sampai sekarang, banyak wisatawan yang berdatangan untuk membeli tanaman di sana, mulai dari wisatawan lokal Bandung, hingga luar kota.

"Kami juga jualan online, dengan begitu target pasar kita menjadi luas. Banyak yang dari luar kota datang kesini untuk membeli tanaman, mulai dari Jakarta,, Tangerang juga Surabaya," katanya.

Penjual tanaman hias di kawasan Agrowisata Cihideung, Kabupaten Bandung Barat (KBB)
Penjual tanaman hias di kawasan Agrowisata Cihideung, Kabupaten Bandung Barat (KBB) (Tribun Jabar/Wildan Noviansah)

Akses menuju kawasan Agrowisata Cihideung ini sangatlah mudah. Kawasan ini berjarak kurang lebih 20 kilometer dari pusat kota Bandung dengan jarak tempuh dari pusat kota hanya 40 menit jika tak ada kemacetan.

Dari pusat kota Bandung tinggal menuju arah utara menuju terminal Ledeng. Dari pertigaan terminal Ledeng, ambil arah kiri menuju Jalan Terusan Sersan Bajuri. (tribnjabar/wildan noviansah)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved