Saatnya Menikmati Kesejukan dan Kejernihan Air Situ Cipanten Majalengka, Berenang Jadi Mengasyikan

"Pengunjung boleh berenang dengan wajib memakai pelampung. Mereka juga bisa foto underwater"

Tribun Jabar/Eki Yulianto
Objek wisata Situ Cipanten di Desa Gunung Kuning, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka 

KABUPATEN Majalengka, Jawa Barat dikenal dengan beragam destinasi wisata yang memiliki ciri khas tersendiri. Salah satu destinasi wisata tersebut ialah Situ Cipanten.

Situ Cipanten terletak di Desa Gunung Kuning, Kecamatan Sindang. Jaraknya hanya berkisar 16 kilometer dari pusat Kota Majalengka.

Untuk sampai ke lokasi Situ Cipanten, travelers bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun empat. Situ Cipanten ini dikenal dengan danau alami yang memiliki air berwarna biru dan jernih.

Tempat ini sangat cocok dijadikan tujuan berlibur keluarga. Udaranya yang sejuk membuat siapapun yang datang akan betah berlama-lama di sana.

Objek wisata Situ Cipanten di Desa Gunung Kuning, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka
Objek wisata Situ Cipanten di Desa Gunung Kuning, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka (TribunJabar/Eki Yulianto)

Selain bisa menikmati keindahan alam, travelers juga bisa bermain sejumlah wahana yang telah disediakan oleh pengelola Situ Cipanten.  Ada beberapa wahana bermain seperti sepeda gantung, bebek gowes, perahu dayung.

Travelers juga diperbolehkan memberi makan ikan yang ada di situ tersebut.

"Fasilitas kami ada lahan parkir, gazebo, dan tempat pertemuan berkapasitas 100 orang. Kemudian wahananya ada bebek gowes, perahu dayung, spot foto selfie, dan sepeda gantung," ujar Yosep Hendrawan, Pengelola sekaligus Ketua BUMDes setempat, pekan lalu.

Baca juga: Ciboer Pass Objek Wisata Ngehits di Majalengka, Tiket Masuknya Murah, Cocok untuk Libur Akhir Pekan

Travelers juga bisa berenang dan mengambil foto underwater di Situ Cipanten. Tentunya area berenang di sana telah ditentukan dengan kedalaman sekitar 2 meter.

Situ Cipanten memiliki kedalaman hingga empat meter lebih pada bagian tengahnya.

"Pengunjung boleh berenang dengan wajib memakai pelampung. Mereka juga bisa foto underwater, tapi dengan perlengkapan sendiri karena kami belum menyediakan fasilitasnya. Tapi ke depan kami akan buka fasilitas foto underwater," ucapnya.

Objek wisata Situ Cipanten di Desa Gunung Kuning, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka
Objek wisata Situ Cipanten di Desa Gunung Kuning, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka (Tribun Jabar/Eki Yulianto)

Penawaran yang menarik lainnya dari objek wisata tersebut, yakni memiliki air berwarna hijau atau pun biru. Wisatawan, bisa melihat dua warna itu pada musim hujan dan kemarau.  Hal itu tentunya menjadi daya tarik wisatawan.

"Cipanten memiliki dua warna air yaitu hijau dan biru. Kalau hijau di musim kemarau, karena air dari hulu itu kan kecil jadi lumutnya itu tidak terbawa arus. Tapi ketika musim hujan dari hulu deras jadi dorongan untuk menyapu lumutnya kencang jadi airnya bening berwarna biru," katanya.

Baca juga: Sensasi Seru di River Tubing Cikadongdong Majalengka, Asyiknya Rame-rame Bermain di Arus Sungai

Namun tentunya kondisi air danau berwarna biru lah yang paling dicari travelers. Hal itu karena dasar danau bisa terlihat jelas dari permukaan lantaran airnya yang begitu jernih.

"Di sini juga terkenal dengan sebutan labuhan cermin Majalengka, jadi bisa melihat tembus sampai ke bawah danau karena kebeningan airnya itu," katanya.

Baca juga: Ada 80 Menu Bakso di Bakso Mang Panjul Majalengka, Tersedia Bakso Jumbo Ukuran 8 Kilogram

Situ Cipanten ini selalu ramai dikunjungi pengunjung dari berbagai daerah. Untuk harga tiket masuk  juga sangat terjangkau. Travelers hanya perlu membayar tiket masuk Rp 10 ribu untuk orang dewasa dan Rp 5 ribu untuk anak-anak.

Objek wisata Situ Cipanten di Desa Gunung Kuning, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka
Objek wisata Situ Cipanten di Desa Gunung Kuning, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka (TribunJabar/Eki Yulianto)

Jika ingin menikmati wahana seperti bebek gowes, sepeda gantung dan perahu dayung, travelers cukup membayar Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu yang sudah termasuk fasilitas dokumentasi. (tribunjabar/eki yulilanto)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved