Menikmati Suasana Korea Selatan Alan Bukchon Village di Taman Wisata Karang Resik Tasikmalaya

"Semua anjungan ini ditargetkan sudah bisa dinikmati wisatawan saat liburan Idulfitri nanti,"

Tribun Jabar/Firman Suryaman
Rumah Korea Selatan ala Bukchon Vilage di Taman Wisata Karang Resik Tasikamalaya 

REPLIKA rumah tradisional Korea Selatan kini hadir di Taman Wisata Karang Resik, Kota Tasikmalaya. Walau replika deretan rumah khas negeri ginseng ini hanya sekitar lima unit di kedua sisi sebuah gang, wisatawan dijamin akan benar-benar merasakan seolah tengah berada di Bukchon Village di Korea Selatan.

Bukchon Village adalah sebuah desa di Korea Selatan yang dipertahankan sebagai desa tradisional, di tengah modernisasi yang terjadi di Korea Selatan.

Replika rumah-rumah tradisional Korea Selatan yang memiliki nama Hanok ini, dibangun secara apik hingga detail rumah benar-benar mirip aslinya.

Walau anjungan ini hanya menampilkan lima rumah hanok dengan panjang gang sekitar 15 meter, namun wisatawan akan merasakan sensasi seolah tengah berada di Bukchon Village.

Rumah Korea Selatan ala Bukchon Village di Taman Wisata Karang Resik Tasikamalaya
Rumah Korea Selatan ala Bukchon Village di Taman Wisata Karang Resik Tasikamalaya (Tribun Jabar/Firman Suryaman)

Interior kelima rumah pun dibuat semirip mungkin dengan aslinya. Misal ada tempat minum teh khas Korea Selatan serta dapur dilengkapi tungku khas dari Negeri Ginseng tersebut.

"Walau semua bangunan rumah hanok hingga ornamennya dibuat mirip dengan aslinya, namun semua bahan bakunya dibuat di sini," kata Annisa dari Bionic Creative, tim kreatif Taman Wisata Karang Resik, Rabu (24/3).

Baca juga: Camilan Bola-bola Ayam Goreng Bersaus Madu yang Lezat Dinikmati Saat Masih Panas

Lokasi Taman Wisata Karang Resik berada di Jalan Dr M Hatta, perbatasan jalan negara Tasikmalaya-Ciamis. Sehingga sangat mudah dijangkau.

Menurut Annisa, pembuatan replika deretan rumah Hanok agar benar-benar mirip aslinya bukan pekerjaan mudah.

"Selain kemampuan kami dari tim kreatif secara maksimal dicurahkan, kami pun bekerja sama dengan para seniman Tasikmalaya sehingga lahirlah sebuah karya yang diharapkan bisa membuat daya tarik tersendiri wisatawan," kata Annisa.

Suasana keramaian pengunjung yang datang ke wilayah spot Korea di The Great Asia Africa, Lembang
Suasana keramaian pengunjung yang datang ke wilayah spot Korea di The Great Asia Africa, Lembang (Tribunjabar.id/putripuspita)

Keindahan anjungan Korea Selatan ini tak hanya di blok deretan rumah Hanok, tapi juga ada lokasi lain yang tak kalah indah.

Misal tangga berliku-liku khas Korea Selatan menuju Sungai Citanduy. Ada pula gerbang tradisional serta deretan lampion dengan dominasi warna merah.

Baca juga: Masakan Korea dengan Sentuhan Rasa Orang Bandung dalam Taste of Seoul di Hotel Berbintang

Di lokasi lainnya ada anjungan yang mengusung konsep Korea modern atau K-Pop. Dilengkapi dengan sebuah ruangan dengan desain interior kereta api bawah tanah khas Korea Selatan.

Annisa mengatakan, anjungan rumah tradisional Korea Selatan ini adalah bagian dari konsep Malaya Park yang tengah digarap di Taman Wisata Karang Resik.

Anjungan lainnya adalah The Delhi (taman India), Nagoya Hills (bukit Jepang), Volendam ( taman Belanda) dan Santorini ( taman Yunani).

Makanan Korea, Dakgangjeong
Makanan Korea, Dakgangjeong (TribunJabar/Putri Puspita)

"Semua anjungan ini ditargetkan sudah bisa dinikmati wisatawan saat liburan Idulfitri nanti," ujar Annisa.

Malaya Park  adalah sajian terbaru dari Taman Wisata Karang Resik. Sebelumnya sudah ada sajian lokal khas Sunda. Mulai dari kuliner hingga budayanya.

Pengelola akan menerapkan secara ketat protokol kesehatan saat kunjungan wisatawan pada libur Idulfitri. (tribunjabar/firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved