Perjalanan Penuh Makna di Sudut Cerita, Tempat Wisata Unik Dibalut Seni Kreatif

"Pembuka pada Sudut Cerita diarahkan untuk memahami dulu tema besar dan kesadaran diri serta hubungan alam dan manusia

Tribun Jabar/Wildan Noviansah
Seni instalasi interaktif di Sudut Cerita 

BERWISATA di Lembang tak melulu soal alam yang indah. Lembang juga mempunyai wisata unik yang dibalut dengan unsur kesenian yang kental.

Adalah Sudut Cerita, sebuah tempat wisata di Jalan Pagermaneuh, RT.05/RW.07, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Sudut Cerita berada di dalam tempat wisata Sudut Pandang di kawasan wisata punclut. Sudut Cerita merupakan tempat wisata edukasi yang direpresentasikan melalui ruang wahana multimedia. Tema yang diambil di Sudut Cerita menceritakan tentang kerusakan alam dan hubungannya dengan manusia.

Sudut Cerita di Pagermaneuh, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat
Sudut Cerita di Pagermaneuh, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (Tribun Jabar/Wildan Noviansah)

Creative Editor Sudut Cerita, Jeffi Manjani, mengatakan, pemilihan tema ini diangkat karena minimnya kesadaran masyarakat mengenai kerusakan alam.

"Berkaca dengan keadaan saat ini, di mana kerusakan alam terjadi di mana-mana dan minimnya kesadaran masyarakat terkait hal itu, saya dan tim memutuskan untuk mengangkat tema ini," kata saat ditemui di lokasi Sudut Cerita, Minggu (21/3).

Hubungan manusia dengan alam diimplementasikan dalam bentuk instalasi seni di tujuh ruangan yang mempunyai makna berbeda satu sama lainnya.

Baca juga: Kala.Borasi, Ruang Seni Digital yang Memanjakan Pancaindra dengan Video Maping Berkualitas Tinggi

Ide tersebut muncul darinya dan kedua temannya, Yura Kusnar dan William Samosir sebagai pekerja di industri kreatif yang tergabung dalam nama Komunitas Blanco Benz Atelier.

"Saya dan tim mengusulkan ide ini dengan proses pembuatan ide sampai instalasinya rampung sekitar enam bulan lamanya," kata dia.

Tarif untuk mengunjungi Sudut Cerita pun terangkau. Dengan Rp 50.000, pengunjung bisa menikmati suasana unik dengan pengetahuan yang bernilai di dalamnya.

Seni interaktif di Cudut Cerita Lembang
Seni interaktif di Cudut Cerita Lembang (Tribun Jabar/Wildan Noviansah)

Jeffi menuturkan, Sudut Cerita dibangun pada Agustus 2020 dengan sasaran pengunjung kaum milenial. Namun tak menutup kemungkinan para orang dewasa untuk datang ke sana.

Respons pengunjung Sudut Cerita cukup baik. Terhitung sebelum PSBB, sekitar 200 orang berkunjung, namun kini jumlah pengunjung berkurang hingga 40 persen.

Seorang pengunjung asal Bandung, Salma, mengatakan, ia sangat senang bisa berkunjung ke Sudut Cerita karena bisa mengenal dan mencegah alam dan kerusakan yang ditimbulkan oleh manusia.

Baca juga: Kaktus Sukulen Asal Lembang Diminati Pasar Luar Negeri, Para Kolektor Tanaman Mengincarnya

“Tempat ini unik, instagrammable dan penuh makna. Kita diajak mengenal kerusakan alam yang disebabkan oleh manusia, membuat kita makin aware dan bisa memperbaiki kerusakan tersebut,” ujarnya.

Dengan adanya Sudut Cerita, Jeffi berharap bisa membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan alam sekitar.

Sudut Cerita
Sudut Cerita (Tribun Jabar/Wildan Noviansah)

“Menurut kami, masyarakat sekitar perlu ditingkatkan lagi kesadarannya akan keadaan lingkungan alam sekitar dan mulai memikirkan dampak serta solusi di masa mendatang, berkaca dari keadaan alam yang makin parah,” katanya.  

Nuansa Kontemplasi dalam Lini Masa

TEMPAT Wisata Sudut Cerita, Jalan Pagermaneuh, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyuguhkan sensasi perjalanan Lini Masa yang menarik dan penuh pengetahuan. Perjalanan Lini Masa berarti perjalanan menyenangkan dan kontemplatif dalam menyelami hubungan manusia dengan alam.

Dalam Lini Masa di Sudut Cerita, ini terdapat tujuh ruangan sudut pengalaman yang merepresentasikan isu yang berkaitan dengan hubungan erat manusia dengan lingkungannya.

Seni instalasi yang interaktif di Sudut Cerita
Seni instalasi yang interaktif di Sudut Cerita (Tribun Jabar/Wildan Noviansah)

Perjalanan Lini Masa di ruangan pertama dibuka dengan hiruk pikuk ragam situasi yang menggambarkan interaksi manusia dengan lingkungannya.

"Pembuka pada Sudut Cerita diarahkan untuk memahami dulu tema besar (secara makro) dan kesadaran diri serta hubungan alam dan manusia di dalamnya," ujar Creative Editor Sudut Cerita, Jeffi Manjani, Minggu (21/3).

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved