Berkemah di Alam Terbuka Rancaupas, Ciwidey. Pemesanan Tiket Masuk Bisa Melalui Online

"Ada perubahan pasar yaitu wisatawan akan berkemah di dekat area mobilnya,"

TribunJabar/Putri Puspita
Berkemah di camping ground Kampung Cai, Rancaupas, Ciwidey, Kabupaten Bandung 

HADIRNYA pandemi Covid-19 telah mengubah tren wisata dengan banyaknya wisatawan yang mencari tempat rekreasi berbasis alam terbuka.

Banyak orang yang mencari keheningan, spiritualitas dari kunjungannnya ke tempat pariwisata tersebut.

Keunggulan Jawa Barat khususnya daerah Bandung Selatan adalah memiliki keindahan alam dan udara yang segar.

Salah satu kawasan wisata favorit bagi wisatawan lokal maupun mancanegara adalah Kampung Cai Rancaupas.

Berada di Jalan Raya Ciwidey Patengan Km 11, Rancabali, pesona keindahan Kampung Cai Rancaupas terlihat dengan pegunungan hijau segar yang mengelilinginya.

Berkemah di camping ground Kampung Cai, Rancaupas, Ciwidey, Kabupaten Bandung
Berkemah di camping ground Kampung Cai, Rancaupas, Ciwidey, Kabupaten Bandung (TribunJabar/Putri Puspita)

Anda pun bisa melihat kabut yang turun perlahan jika cuaca sudah mulai dingin. Untuk beradaptasi dengan keadaan, tiket masuk pun sudah menggunakan e-ticketing.

Anda hanya perlu scan barcode sehingga tidak perlu ada transaksi saling tukar menukar sehingga mengurangi terjadi penularan virus corona.

Duty Manager Rancaupas, Eko (29) mengatakan, kondisi wisata Kampung Cai Rancaupas saat ini kunjungan wisatawan berangsur membaik.

Baca juga: Penangkaran Rusa di Rancaupas Kabupaten Bandung, Lokasi Favorit untuk Wisata dan Foto Prewedding

"Pengunjung drop turun banget saat PPKM karena sebelumnya banyak kabar simpang siur katanya di tol akan dicegat, kacau banget, jadi banyak wisata yang putar balik," ujar Eko saat ditemui pekan lalu.

Ia pun selalu bertanya kepada pengunjung bagaimana proses perjalanan ke Rancaupas dan wisatawan dari luar kota menyebutkan mereka tidak diberhentikan di perjalalanan.

"Penurunan wisatawan sebanyak 50 hingga 60 persen akibat kabar tersebut. Tapi sekarang mulai kembali membaik dengan kapasitas pengunjung masih tahap 30 persen," ujarnya.

Baca juga: Tempat Wisata untuk Belajar Berkuda dan Memanah Sesuai Syariat Islam, Tersedia Juga Tempat Kemping

Masih didominasi wisatawan lokal, saat ini Eko mengtakan tren yang hits di kalangan wisatawan adalah berkemah di alam terbuka. Kebanyakan wisatawan yang datang untuk berkemah adalah keluarga yang disebut sebagai nomadic tourism.

Berkemah di camping ground Kampung Cai, Rancaupas, Ciwidey, Kabupaten Bandung
Berkemah di camping ground Kampung Cai, Rancaupas, Ciwidey, Kabupaten Bandung (TribunJabar/Putri Puspita)

"Ada perubahan pasar yaitu wisatawan akan berkemah di dekat area mobilnya," ujarnya.

Untuk tendanya, Eko mengatakan wisatawan boleh membawa tenda sendiri dan tidak akan dikenai biaya tambahan.

Namun, jika Anda tidak memiliki tenda, Rancaupas menyewakan perlengkapan tenda dan dibantu untuk pemasangannya.

Memiliki target market milenial, Kampung Cai Rancaupas pun mempermudah wisatawan untuk membeli tiket secara online di market place. Protokol kesehatan cek suhu tubuh sebelum masuk menjadi hal wajib yang akan dilakukan. (tribunjabar/putri puspita)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved