Sensasi Bermain Kayak di Situ Lengkong Panjalu Ciamis, Olahraga Rekreasi di Keindahan Alam

“Saya memulainya sejak Oktober kemarin. Disini main kayak untuk rekreasi bukan untuk kayak prestasi"

Tribun Jabar/Andri M Dani
Bapak dan anak sedang bermain kayak di Situ Lengkong Panjalu, Ciamis 

SITU Lengkong Panjalu adalah keindahan alam  yang konon terlahir dari legenda air zamzam yang tumpah di belahan bumi kawasan Ciamis Utara tersebut.

Rutin dikunjungi para peziarah yang akan menyeberang ke pulau larangan Nusa Gede. Ritual Nyangku yang selalu digelar setiap bulan Maulud, tak lepas dari keindahan situ yang mempunyai luas sekitar 67 hektare.

Di tengah Situ Panjalu yang berada di ketinggian 700 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut terdapat pulau Nusa Gede atau warga setempat menyebutnya Nusa Larangan.

kayak di Situ Panjalu, Ciamis
kayak di Situ Panjalu, Ciamis (TribunJabar/Andri M Dani)

Memang sejak zaman penjajahan  Belanda, pulau seluas 16 hektare di tengah Situ Panjalu tersebut sudah ditetapkan sebagai kawasan cagar alam, CA Koorders.

Hutan di Nusa Gede tersebut dibiarkan tumbuh menjadi rimba belantara berikut dengan sejumlah satwa. Termasuk ribuan kalong, yang setiap hari bergelantungan di puncak pohon-pohon.

Di salah satu sudut hutan belantara  Nusa Larangan tersebut terdapat makam Raja Galuh Panjalu dan makam tokoh penyebar Islam di Panjalu. Makam-makam tersebut rutin dikunjungi para peziarah terlebih pada bulan Maulud.

Situ Panjalu yang berada di Desa Panjalu Kecamatan Panjalu itu merupakan perpaduan keindahan alam dan budaya tradisi yang sudah tidak terbantahkan.

Fasilitas kayak di Situ Panjalu Ciamis
Fasilitas kayak di Situ Panjalu Ciamis (Tribun Jabar/Andri M Dani)

“Potensi itulah yang membuat saya tertarik untuk mengembangkan destinasi wisata di Situ Panjalu ini. Mengapa Bali begitu terkenal ke mancanegara, karena ada perpaduan antara keindahan alam dan budaya (culture). Situ Panjalu juga punya potensi yang sama. Yakni perpaduan keindahan alam dan budaya ,” ujar Iwan ”Ciwong” Wahyudi (55), pengelola “Kancra Kayaking Situ Panjalu” kepada Tribun Kamis (4/3).

Setelah 17 tahun malang melintang jadi pelaku usaha pariwisata di Bali,  Iwan Ciwong – pendiri kelompok pencinta alam Palawa Unpad (angkatan Pagerwangi)- tersebut pada masa pandemi ini memilih pulang  ke kampung istrinya di Panjalu Ciamis.

Baca juga: Keindahan Bunga Air Mata Pengantin di Kampung Madu Banjaranyar, Banyak Pengunjung Berswafoto

Setelah mencoba berkeliling Situ Panjalu mengitari sisi rimba belantara Nusa Gede munculah ide  mengembangkan destinasi wisata yang punya daya tarik rekreasi, yakni main kayak  (semacam perahu kecil mirip kano atau standing up padling/padle)  berkeliling Situ Panjalu.

bermain kayak di Situ Panjalu, Ciamis
bermain kayak di Situ Panjalu, Ciamis (TribunJabar/Andri M Dani)

“Saya memulainya sejak Oktober kemarin. Disini main kayak untuk rekreasi bukan untuk kayak prestasi (atlet),” katanya.

Berbekal 12 perahu kayak (baik yang untuk sendirian maupun tandem), dengan dibantu 3 pendamping, Iwan memulai daya tarik baru di keindahan Situ Panjalu tersebut sejak Oktober. Dan memperkenalkannya lewat IG maupun Facebook.

Baca juga: Wisata Sedot Madu Trigona di Banjaranyar, Ciamis, Sehat dan Membangkitkan Vitalitas

“Ternyata sambutannya cukup antusias. Tak hanya dari warga lokal, wisatawan dari Hongkong dan Singapurna pernah datang langsung ke sini untuk main kayak di Situ Panjalu,” ujar Iwan ketika ditemui di markas “Kancra Kayaking” di Jalan Padati 33, Dusun Pabuaran, RT 03 RW 06, Desa Panjalu.

Main kayak di Situ Panjalu, kata Iwan, tidak memerlukan keahlian khusus. Bagi pemula yang tidak bisa berenang, tidak ada masalah karena ada pendamping yang punya kemampuan rescue air dari Galuh Scott Rescue (GSR). Kecuali yang punya penyakit ayan atau phobia tidak dianjurkan main kayak.

fasilitas kayak di Situ Panjalu Ciamis
fasilitas kayak di Situ Panjalu Ciamis (Tribun Jabar/Andri M Dani)

Laki perempuan tidak ada masalah.  Kecuali usia dibatasi yakni 5 tahun ke atas.

Seperti yang dilakukan Afan (10) bersama dua orang teman sebayanya Kamis (4/3) siang. Murid kelas III SD di Cisarua Bandung yang juga siswa akademi sepak bola Persib tersebut yang selama masa pandemi ini pulang kampung bersama orang tuanya ke Panjalu terlihat mahir main kayak di Situ Panjalu.

“Hampir setiap hari Affan dan kawan-kawan main kayak. Jadi sudah mahir,” ujar Izal, pendamping dari Kancra Kayaking.

Baca juga: Pusat Budaya Ciamis Akan Dibangun di Situs Karangkamulyan, Bupati Buka Galuh Travel Mart

Kancra Kayaking melayani wisatawan baik perorangan maupun rombongan dengan tarif terjangkau keliling Situ Panjalu dengan durasi 1 jam. Dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 sampai paket akhir pukul 16.00 sore.

Untuk main kayak, pengunjung tak hanya dilengkapi baju pelampung dan pluit (tanda butuh bantuan). Tapi harus mengikuti briefing singkat oleh pemandu.

Bermain kayak di Situ Panjalu
Bermain kayak di Situ Panjalu (Tribun Jabar/Andri M Dani)

“Panduan utama adalah, jagalah alam saat main kayak di Situ Panjalu. Jangan sampai merusak alam ketika main kayak. Jangan rusak bunga teratai, jangan buang sampah. Jagalah alam, alam akan jaga kita. Nikmatilah keindahan alam, maka jagalah alam dengan segala isinya. Yang kita kelilingi saat main kayak di Situ Panjalu itu adal.ah cagar alam yang harus dijaga,” ujar Iwan Ciwong.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved