Kafe Mahasiswa Bergaya Skandinavia dengan Pemandangan Hamparan Sawah

Menurut  Jhuni, chicken steak with spaghetti merupakan menu baru yang paling sering dipesan pengunjung.

Tribun Jabar/Shania Septiana
Plumeria House di Jalan Cikuda No 37, Desa Cileles, Jatinangor, Sumedang. 

SEBAGAI kawasan pendidikan, Jatinangor terkenal dengan beberapa universitasnya, sebut saja Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Koperasi Indonesia (Ikopin), dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Demi menunjang gaya hidup mahasiswa itu pula, banyak berjamur kafe ataupun restoran dengan beragam konsep.

Plumeria House, satu dari sekian banyak kafe di Jatinangor, tempatnya yang agak tersembunyi dengan pemandangan rasa Ubud, Bali.

Plumeria House di Jalan Cikuda No 37, Desa Cileles, Jatinangor, Sumedang.
Plumeria House di Jalan Cikuda No 37, Desa Cileles, Jatinangor, Sumedang. (Tribun Jabar/Shania Septiana)

Plumeria House berlokasi di Jalan Cikuda No 37, Desa Cileles, Jatinangor, Sumedang.

Kafe yang berdiri sejak 2018 ini mengusung tema Skandinavia, semioutdoor, tidak terlalu banyak palet warna yang digunakan.

Plumeria didominasi tiga warna yaitu abu-abu, cokelat, dan putih

Pengunjung dapat menikmati hidangan sambil melihat pemandangan hamparan sawah yang menghijau dari balkon kafe.

Jika sedang musim panen padi, pengunjung juga bisa sambil melihat para petani memanen.

Plumeria House di Jalan Cikuda No 37, Desa Cileles, Jatinangor, Sumedang.
Plumeria House di Jalan Cikuda No 37, Desa Cileles, Jatinangor, Sumedang. (Tribun Jabar/Shania Septiana)

Dengan desain bangunan yang menurun, Plumeria House terlihat memiliki tiga lantai bangunan. Semuanya terhubung dengan tangga bermaterial baja.

Fasilitas yang Plumeria berikan ada musala, co-working space, WiFi, area khusus merokok,dan tempat privat yang bisa disewa.

Baca juga: Aneka Menu Nusantara dan Barat yang Harganya Sesuai Kantong Mahasiswa

"Kami di sini menyewakan tempat untuk digunakan acara-acara besar, seperti gathering, ulang tahun, tunangan, sampai pernikahan," ujar Manager Plumeria House , Jhuni Junistiawan.

Selain diperuntukan untuk kalangan remaja dan dewasa, Plumeria juga  ramah bagi orang tua yang ingin santai sambil berbincang bersama keluarga.

Biasanya kafe ini mulai ramai kedatangan pengunjung dari pukul10.00 sampai 19.00 terkhusus di masa PSBB.

Baca juga: Sensasi Vanila Wagyu Meltique dan Lezatnya Steak Berkualitas di Restoran Bergaya American Style

Di masa pandemi ini pula, Plumeria menutup beberapa spot nongkrongnya karena pemangkasan pengunjung.

Sebelum pandemi dalam sehari Plumeria bisa menampung 100 sampai 400 pengunjung. Semenjak pandemi, dalam satu hari pengunjung yang datang paling banyak hanya 100 orang.

Chicken steak with spagheti di Plumeria House
Chicken steak with spagheti di Plumeria House (Tribun Jabar/Shania Septiana)

Kafe ini juga menyediakan aneka makanan lezat. Menurut  Jhuni, chicken steak with spaghetti merupakan menu baru yang paling sering dipesan pengunjung.

Chicken steak with spaghetti, disajikan di piring besar berwarna hijau dengan campuran smoke beef di dalam spagheti serta salad segar dari potongan wortel, sayur kol ung,u dan kol putih dengan dressing yang menyatu padu jika disantap bersamaan.

Spaghettinya diberi bumbu carbonara dengan rasa krimi, gurih, dan milky.

Baca juga: Ini Menu Baru di T-rex Mountain View untuk Tahun 2021, Siap Memanjakan Lidah

Tak hanya makanan, minuman kekinian boba brown sugar menjadi kesukaan pengunjung.

Perpaduan rasa manis dan gurih dari brown sugar, segarnya susu, kenyalnya boba yang berbahan dasar tapioka itu  disajikan dalam keadaan dingin. (tribun/jabarshania septiana)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved