Tempat Kemping yang Simple dengan Fasilitas dan Pemandangan Keren serta Harga Terjangkau di KBB

"...yang mau merasakan sensasi kemping tapi gak mau ribet nginep dengan barang bawaan".

Tribun Jabar/Wildan Noviansah
Café Ruang Lapang di Jalan Sersan Bajuri, Cihideung, Kec Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. 

POHON rindang tertiup angin berjajar menyapa, udara sejuk khas pegunungan serta ornamen bangunan yang kekinian dan unik menggambarkan suasana Café Ruang Lapang yang berlokasi di Jalan Sersan Bajuri, Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

Ide pembuatan Ruang Lapang berangkat dari keresahan pemilik di situasi pandemi Covid-19. Dimana social distancing menjadi satu hal penting yang mejadi pertimbangan.

Kemudian lahirlah Ruang Lapang dengan padu padan alam terbuka dan tetap memperhatikan protokol kesehatan. 

Café Ruang Lapang di Jalan Sersan Bajuri, Cihideung, Kec Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.
Café Ruang Lapang di Jalan Sersan Bajuri, Cihideung, Kec Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. (Tribun Jabar/Wildan Noviansah)

Dengan konsep Café Camping, Ruang Lapang hadir sebagai alternatif baru untuk nongkrong dan berswafoto.

Pemilik Ruang Lapang, Yonathan Chandra mengatakan dengan adanya tempat ini bisa menjawab keinginan orang yang ingin camping namun tetap simple. 

“Kami ingin memberikan sensasi yang unik dan berbeda. Juga buat orang yang mau merasakan sensasi kemping tapi gak mau ribet nginep dengan barang bawaan. Maka kami sediakan lah ruang lapang ini, tempat yang lapang, dekat dengan alam dan orang tetap bisa mendirikan api unggun, dan membakar jagung. Feel camping nya kerasa namun lebih simpel” ucapnya saat ditemui, Jumat (5/2/2020)

Baca juga: Liburan Sehat dan Seru, Kemping Ala Hutan di Maribaya, Pas untuk Refreshing

Pria yang akrab disapa Yonathan itu mengatakan kesulitan terbesar dalam membangun tempat ini adalah membuat konsep menarik yang tidak pasaran.

Ia juga mengatakan kata Ruang Lapang ini diambil karena ingin menciptakan tempat baru untuk para pengunjung bisa menciptakan kenangan ceria di tengah nuansa alam namun tetap sesuai dengan Prokes.

“Kami kesusahan di konsep sih. Ide ini saya buat bersama teman saya selama tiga bulan. Karena dulunya ini hanya lapangan kosong, kami mikir mau dijadikan apa. Sampai pada akhirnya jadilah tempat ini,” katanya.

Selain dari pemandangan dan konsepnya, hal yang membuat Ruang Lapang unik adalah ornamen bangunan yang ikonik. Dimana terdapat sebuah bangunan dengan bentuk segitiga.

Baca juga: Curug Malela Nan Indah di Kabupaten Bandung Barat, Dijuluki Air Terjun Niagara Kecil

Bangunan unik tersebut lahir karena berkah hujan, yang memaksa Ia dan rekannya membuat hal tersebut sebagai jalan keluar ketika hujan turun. 

Ruang Lapang diluncurkan pertama kali pada Desember tahun 2019. Biaya masuk ke tempat itu pun terbilang cukup murah. Yonathan mengatakan biaya masuknya Rp 30.000 sudah termasuk susu hangat dan jagung bakar. Harga makanan di tempat tersebut berkisar dari Rp 15.000 hingga Rp 50.000.

Meskipun masih terbilang baru, namun respons yang diberikan masyarakat sangat baik. Jumah pengunjung per hari nya bisa mencapai 50 orang dengan jam operasional dari pukul15.00 sampai 21.00.

Pria asal Bandung itu mengatakan, di tempat tersebut pengunjung bukan hanya bisa nongkrong, tetapi bisa bermain game hingga bakar-bakaran. 

Baca juga: Berenang dan Berendam Sehat di Pemandian Air Panas Curug Cipanas Nagrak Lembang, Tiketnya Murah

“Sejauh ini responsnya baik sih, banyak yang bilang tempat kita unik banyak spot fotonya juga. Terus banyak yang bilang bernostalgia banget dengan konsep camping nya. Sama yang bikin kami seneng tuh, banyak ketawa yang kita denger di tempat ini. Kami sediakan banyak permainan di sini, mulai dari catur, uno, dan lainnya yang bisa mereka pinjam secara gratis,” katanya

Dengan adanya Ruang Lapang ini Yonathan berharap bisa membuat keceriaan di tengah Pandemi dan alternatif untuk masyarakat

“Semoga dengan adanya Ruang Lapang ini bisa menjadi tempat pelarian orang ditengah stress nya pandemi untuk menciptakan memori baru dan keceriaan lagi di tengah pandemi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.” katanya. (tribunjabar/wildan noviansah) 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved