Sekitar 50 Persen Hotel, Restoran, Hingga Objek Wisata di Purwakarta Tersertifikasi CHSE

"Alhamdulillah di Purwakarta tempat-tempat wisata yang biasa banyak pengunjungnya sudah miliki CHSE".

Editor: Adityas Annas Azhari
TribunJabar
Situ Wanayasa Purwakarta 

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memiliki program untuk mendukung keberlangsungan pariwisata dan ekonomi kreatif di masa pandemi ini melalui kebijakan cleanliness, health, safety, dan environment sustainability (CHSE).

Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif memang sangatlah penting untuk bankit sebab dua sektor itu menjadi pemberi kontribusi besar bagi ekonomi nasional.

Program CHSE ini merupakan penerapan protokol kesehatan yang tengah digencarkan di seluruh Indonesia, termasuk wilayah Purwakarta. Program ini digulirkan dengan tujuan menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi warga atau pengunjung.

Situ Wanayasa di Kecamtan Wanayasa Kabupaten Purwakarta
Situ Wanayasa di Kecamtan Wanayasa Kabupaten Purwakarta (tribunjabar/nandri prilatama)

Bagi para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif akan mendapatkan sertifikasi CHSE. Sertifikat itu akan menjadi bukti bahwa pelaku usaha tersebut telah memiliki, menerapkan hingga meningkatkan protokol kesehatan dalam usahanya.

Adapun usaha pariwisata yang diharuskan miliki sertifikat CHSE di antaranya adalah jasa transportasi wisata, hotel atau homestay, dan rumah makan atau restoran. 

Baca juga: Setiap Daerah di Purwakarta Punya Sate Maranggi yang Khas, Pilih Mana yang Disukai

Kepala Bidang Pariwisata Purwakarta, Acep Yuli Mulya, menyebut sekitar 50 persen baik destinasi wisata, hotel, hingga restoran telah menerapkan dan memiliki sertifikat CHSE. Sisanya,  masih sedang dilakukan sosialisasi secara terus menerus.

Acep mengaku Pemkab Purwakarta sangat mendukung program yang digaungkan oleh Kemenparekraf ini. Pihaknya pun telah mencoba meminta perusahaan-perusahaan bidang usaha atau tempat wisata yang belum tersertifikasi agar secepatnya melakukan sertifikasi CHSE

"Alhamdulillah di Purwakarta tempat-tempat wisata yang biasa banyak pengunjungnya sudah miliki CHSE. Begitu juga hotel, restauran atau tempat makan seperi franchise sudah," katanya, Jumat (29/1/2021).

Sate Maranggi Purwakarta
Sate Maranggi Purwakarta (TribunJabar)

Kabupaten Purwakarta saat ini juga tengah melakukan sosialisasi terkait protokol kesehatan dengan mengedepakan destinasi wisata daerah yang biasa dikelola oleh kelompok penggerak pariwisata (Kompepar).

Sebab, kata Acep, masih banyak pariwisata di Purwakarta yang belum tersentuh dan diketahui pencinta jalan-jalan.

"Kami sekarang sedang gencar ke Kompepar di daerah untuk selalu perhatikan protokol kesehatan. Sebab, dengan cara seperti itu pengunjung akan merasa aman dan nyaman serta merasa terjamin kesehatannya," ujarnya. (tribunjabar/nandri prilatama)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved