Saung Udjo Hadirkan Inovasi Angklung Toel yang Mudah Dimainkan Agar Wisatawan Menjadi Senang

"Sebelumnya banyak turis yang datang dan belajar mulai dari membuat hingga belajar bermain angklung".

TribunJabar/Putri Puspita
Pencipta angklung toel, Yayan Mulyana saat ditemui di Saung Udjo di Jalan Padasuka No 118, Pasirlayung, Kota Bandung 

SUARA angklung terdengar begitu menyejukkan telinga ketika memasuki kawasan Saung Udjo yang berada di Jalan Padasuka No 118, Pasirlayung, Selasa (26/1/2021).

Cuaca yang segar dan angin sepoi-sepoi membuat suasana seperti ini jarang ditemukan di daerah perkotaan.

Saat ini, kabar wisata edukasi Angklung Udjo ini terancam tutup semakin mencuat. Namun hal ini tak membuat aktivitas di Saung Udjo pun sepi. 

Di dekat pintu masuk, terdapat saung yang di dalamnya terlihat beberapa orang yang sedang membuat angklung.

Saung Angklung Udjo di Jalan Padasuka No 118, Pasirlayung,
Saung Angklung Udjo di Jalan Padasuka No 118, Pasirlayung, (TribunJabar/Putri Puspita)

"Sebelum pandemi datang, ada 20 perajin pembuat angklung. Namun kini sisa kurang lebih empat orang," ujar pencipta angklung toel, Yayan Mulyana Udjo saat ditemui di lokasi.

Ia mengatakan dampak pandemi covid-19 ini memang mengubah segalanya, termasuk dalam menurunnya pengunjung yang datang ke wisata ini.

Tidak ada lagi bus-bus besar yang datang membawa wisatawan untuk belajar dan menonton pertunjukan angklung.

Baca juga: Misi Penyelamatan Saung Udjo, DPRD Kota Bandung Akan Gelar Pembahasan dengan Disbudpar

Proses pembuatan angklung pun menjadi tertunda akibat minimnya perajin yang ada saat ini.

"Kalau sekarang sedang melakukan perbaikan angklung dari komunitas ibu-ibu. Ya ibaratnya angklung ini sedang di servis," ujarnya.

Para perajin tersebut tampak begitu teliti mulai dari memotong bambu dan membuat angklung ini supaya menghasilkan suara yang enak di dengar.

Sementara itu Yayan menunjukan angklung toel, sebuah inovasi angklung yang baru saja dibuatnya  saat pertengahan pandemi.

"Jadi angklung toel ini sudah dalam bentuk satu paket yang dirancang dengan kunci musik yang mudah untuk dimainkan, dan cara mainnya dengan cara ditoel," ucapnya.

Baca juga:  Cerita Miris Saung Angklung Udjo di Ambang ''Kematian'', Pernah Tampil Komplet di Depan 3 Pengunjung

Biasanya saat bermain angklung, pemainnya membutuhkan banyak pemain supaya suaranya jadi berirama.

Namun dengan angklung toel, Anda bisa bermain angklung sendiri untuk menemani masa-masa bekerja di rumah.

Yayan mengatakan ia begitu mencintai angklung karena suaranya yang berbeda dengan alat musik lainnya.

"Suara angklung ini begitu natural, bahkan banyak turis yang menyebutnya bagaikan suara di surga," ujarnya.

Ide membuat angklung toel ini, dikatakan Yayan supaya para pemain angklung tidak merasa bosan dengan bentuknya yang begitu saja.

Menurut Yayan angklung begitu spesial karena bahannya yang terbuat dari bambu, namun bisa menghasilkan suara.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved