Syekh Ali Jaber Ingin Bangun Pesantren Tahfidz dan Agro Wisata, Tempat Wisatanya Kini Viral

"Jadi kami membangun konsep wisata, bukan sekadar wisata, orang datang makan selfie pulang. Kami ingin ada konsep edukasinya"

Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Pemandangan Cicalengka Dreamland Kabupaten Bandung 

SYEKH Ali Jaber, berkeinginan membangun Kampung Tahfidz Cicalengka, yang di dalamnya terdapat agro wisata dan pesantren.

Tempat wisata tersebut, kini sudah mulai beroperasi, bahkan viral. Tempat wisatanya memiliki keindahan alam yang mempesona, dikemas dengan nuansa religi. 

Tak hanya itu, di tempat wisata yang diberi nama Cicalengka Dreamland itu, terdapat flying fox terpanjang di indonesia yang mencapai 700 meter.

Cicalengka Dreamland, Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung
Cicalengka Dreamland, Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin)

Pengelola Dreamland Cicalengka, Andre Adrian, memaparkan, Syekh Ali Jaber dan pihaknyabekerja sama untuk membangun kawasan yang namanaya Kampung Tahfidz Cicalengka.

"Sebelum bergabung, kami ajak dulu beliau untuk meninjau lokasi," kata Andre, saat dihubungi tribun jabar, akhir pekan lalu.

Andre mengatakan, mungkin dikhawatirkan benar atau tidaknya.

"Akhirnya beliau datang ke lokasi menggunakan motor, luar biasa. Ketika datang ke lokasi, di atas masih perbukitan palawija, kemudian beliau langsung tertarik merasa yakin dengan proyek ini," kata Andre.

Bahkan, kata Andre, kalau tidak salah, beliau pernah menyampaikan akan memboyong semua keluarganya untuk menjadi WNI.

Cicalengka Dreamland, Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung
Cicalengka Dreamland, Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin)

"Oke kami kerja sama bergabung, harapan dan cita-cita beliau untuk membangun  kampung tahfidz Cicalengka bukan hanya kawasan biasa," ucapnya.

Andre mengjelaskan, Syekh  menyampaikan di sini, insya alloh selain dibangun agro wisata, kemudian akan dikembangkan juga yang di dalamnya ada program hapalan Alqur'an. 

"Bahkan tagline-nya waktu itu, mencetak satu juta penghafal Al-Qur'an," ujarnya.

Memang kata Andre, sekarang pesantrennya, belum ada.  "Jadi memang target ke depannya goals nya, kami bangun pesantren sesuai dengan cita-cita kami dan Syekh Ali Jaber, ingin mencetak satu juta penghafal Al- quran," katanya.

Saat ditanya kapan akan membangun pesantren tersebut, Andre mengatakan, kalau time schedule pembangunan pesantren menjelang akhir tahun 2021.

Cicalengka Dreamland, Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung
Cicalengka Dreamland, Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin)

"Tapi kami lihatlah, mudah-mudahan terwujud, jadi memang alhamdulillah ada dosenyang mengajar di Mesir beliau menyambungkan, kami ada lahan, untuk membanguannya kerja sama. Insya Allah, mudah-mudahan terealisasi, kalau (kerja sama itu) terealisasi, mudah-mudahan tahun ini bisa bangun pesantrennya," ujar Andre.

Andre mengatakan, pesantren itu rencana akan dibangun di belakang tempat wisata. "Sedikit jauh dari wisatanya, supaya mereka (para penghafal quran atau santri) fokus. Tapi sewaktu-waktu, akan diberikan waktu refreshing lah, melepas penat karena  kawasan kami terintegrasi," katanya.

Di tempat wisata Cicalengka Dreamland sekarang terdapat tulisan besar I Love Qur'an lalau ada tangga kehidupan. Andre mengatakan, kurang lebih  konsep itu Syekh Ali Jaber. 

Cicalengka Dreamland, Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung
Cicalengka Dreamland, Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin)

"Jadi kami membangun konsep wisata, bukan sekadar wisata, orang datang makan selfie pulang. Kami ingin ada konsep edukasinya, maka dikonsepkan seperti itu, terutama nilai edukasi islami yang sesuai harapan Syekh Ali Jaber," tuturnya.

Saat disinggung apakah konsep wisata Cicalengka Dreamland religi juga, Andre membenarkannya.

"Target kami itu selain dia datang ke lokasi, kami juga memberikan edukasi terutama di spot-spot, seperti tangga kehidupan, kini kita berada di fase ketiga, ada beberap fase selanjutnya lalu nanti ada fase penentuan surga dan neraka," ujar Andre. (tribunjabar/lutfi ahmad mauludin)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved