Semua Objek Wisata di Kabupaten Sumedang Dibuka Kembali, Protokol Kesehatan Harus Dipatuhi

"Aturan prokesnya harus diterapkan seperti yang dulu, terutama menjaga jarak,"

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
objel wisata Puncak Permata, Jatigede, Sumedang 

SEMUA obJek wisata di Kabupaten Sumedang saat ini sudah kembali dibuka setelah sebelumnya ditutup selama 4 hari saat libur Tahun Baru 2020 untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Semua obJek wisata itu ditutup setalah adanya surat edaran Bupati Sumedang yang ditandatangani pada 28 Desember 2020. Dalam surat edaran tersebut semua tempat wisata dilarang beroperasi selama 4 hari, terhitung sejak 31 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021.

Agrowisata perkebunan teh di Dusun Sukanyiru, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang
Agrowisata perkebunan teh di Dusun Sukanyiru, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sumedang, Hari Trisantosa, mengatakan, semua obJek wisata itu sudah dibuka sejak 4 Januari 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Iya betul, objek wisata sudah buka kembali sejak kemarin. Aturan prokesnya harus diterapkan seperti yang dulu, terutama menjaga jarak," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar, Selasa (5/1/2021).

Baca juga: Wisatawan Bakal Diajak Tur Seharian di Jalur Tojjawa Sumedang dengan Bus Wisata Tampomas

Hari mengatakan, setelah obJek wisata itu semuanya dibuka, pihaknya langsung melakukan pemantuan agar protokol kesehatannya diterapkan dengan baik.

"Ini saya lagi berkeliling di ObJek Wisata Kampung Ciherang dan Taman Pesona Puspa, kami lagi cek penerapan prokesnya," kata Hari.

Hari memastikan, penerapan protokol kesehatan di obyek wisata pascaditutup selama 4 hari yang lalu dipastikan penerapan protokol kesehatannya diperketat sesuai saran dari pemerintah.

Para pengunjung menikmati senja keindahan Taman Batu Ciagung di Desa Mekarasih, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang.
Para pengunjung menikmati senja keindahan Taman Batu Ciagung di Desa Mekarasih, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang. (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

"Jadi, Satgas Covid-19 di obyek wisata harus ada, karena sejak awal kan persyaratannya seperti itu," ucapnya.

Menurut Hari, adanya Satgas Covid-19 di objek wisata itu memang sangat penting karena tugas mereka akan memberikan peringatan jika ada wisatawan yang melanggar protokol kesehatan.

"Kemudian kalau ada kerumunan, seharusnya Satgas Covid-19 langsung membubarkan. Termasuk melihat kapasitas pengunjung dengan kapasitas 50 persen," ucap Hari. (tribunjabar/hilman kamaludin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved