Objek Wisata Air Terjun Buatan Bojongsari Ditutup Padahal baru Buka Dua Hari

"Kami akan evaluasi lagi setiap dua minggu semua kegiatan yang menimbulkan kerumunan"

Tribun Cirebon/Handhika Rahman
Objek wisata air terjun buatan Bojongsari di Kawasan Bojongsari, Kecamatan/Kabupaten Indramayu. 

OBJEK wisata Air Terjun Buatan Bojongsari Indramayu yang baru diresmikan 29 Desember 2020 masih dalam tahap uji coba.

Namun saat dibuka untuk umum pada Sabtu (2/1/2021) dan Minggu (3/1/2021) pengunjung membeludak.

Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu pun membuat kebijakan tegas dengan menutup objek wisata Air Terjun Buatan Bojongsari Indramayu.

Pengunjung membeludak ingin masuk ke objek wisata air terjun buatan dan kolam renang Bojongsari di Kawasan Bojongsari, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Sabtu (3/1/2020)
Pengunjung membeludak ingin masuk ke objek wisata air terjun buatan dan kolam renang Bojongsari di Kawasan Bojongsari, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Sabtu (3/1/2020) (Tribun Cirebon/Handhika Rahman)

Di dalam areal objek wisata sendiri, kerumunan massa memang tidak begitu terlihat karena adanya pembatasan, yakni hanya 30 persen wisatawan yang boleh masuk.

Hanya saja, para wisatawan itu berjubel di depan pintu masuk, mereka berebut ingin mencoba merasakan sensasi objek wisata itu

Adanya kebijakan menggratiskan tiket wisata selama 1 bulan sebagai bentuk promosi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) juga menjadi pemicu utama kerumunan massa tidak bisa terelakan.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, objek wisata Air Terjun Buatan Bojongsari ditutup sejak sore kemarin sampai dengan waktu yang belum ditentukan.

"Kemarin Pak Sekda sudah memerintahkan kepada Kepala Disbudpar dan berkoordinasi dengan kami dan juga dari divisi pencegahan untuk menutup kegiatan tersebut sampai semuanya bisa terkendali," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (4/1/2021).

Deden Bonni Koswara menjelaskan, semua kegiatan yang bersifat menimbulkan kerumunan dilarang.

"Kami akan evaluasi lagi setiap dua minggu semua kegiatan yang menimbulkan kerumunan, sampai nanti Covid-19 di Kabupaten Indramayu bisa diatasi," ujarnya.

Dalam hal ini, pihaknya berharap kepada seluruh stakeholder untuk memahami kondisi pandemi sekarang ini yang masih mewabah di Kabupaten Indramayu. (tribuncirebon/handhika rahman)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved