Setiap Daerah di Purwakarta Punya Sate Maranggi yang Khas, Pilih Mana yang Disukai

Sate maranggi telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda.

Editor: Adityas Annas Azhari
TribunJabar
Sate Maranggi Purwakarta 

LIBUR telah tiba, sejumlah objek wisata dan kuliner biasanya di musim liburan sering diserbu wisatawan.

Tak terkecuali objek wisata dan kuliner di wilayah Kabupaten Purwakarta. Purwakarta memiliki panganan khas yakni sate maranggi.

Sate maranggi telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Hampir di setiap wilayah di Jawa Barat memiliki ciri khas sate maranggi.

Baca juga: Menikmati Aneka Sate Maranggi dalam Festival Sate Maranggi di Situ Wanayasa Purwakarta

Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata Purwakarta, Heri Anwar mengatakan, setiap wilayah di Purwakarta memiliki kekhasan sate marangginya, mulai sate maranggi Plered, Wanayasa, Kiarapedes, hingga Bungursari atau CIbungur.

Sate maranggi Cibungur, Purwakarta, racikan Hj Yetty
Sate maranggi Cibungur, Purwakarta, racikan Hj Yetty (Kompas.com/silvita agmasari)

"Kita tak bisa samakan karakter sate maranggi di setiap wilayah dan kita juga tak bisa menyebut mana yang terbaik, sebab setiap lidah orang berbeda-beda kesukaan pada satenya," katanya, Jumat (25/12/2020).

Pedagang sate maranggi di Purwakarta seluruhnya tercatat 400 orang.

Namun, memang yang paling terkenal ialah sate maranggi Bungursari Hj. Yetty, lantaran dekat dengan gerbang tol dan kerap mewakili Purwakarta pada even nasional atau luar negeri.

Sate maranggi yang disajikan dalam Festival Sate Maranggi di Situ Wanayasa, Purwarkata, Jumat (25/12/2020)
Sate maranggi yang disajikan dalam Festival Sate Maranggi di Situ Wanayasa, Purwarkata, Jumat (25/12/2020) (Tribun Jabar/Nandri Prilatama)

Mau tahu perbedaan sate maranggi setiap wilayah di Purwakarta? Sekdis Disporaparbud, Heri Anwar mencoba menjelaskannya.

"Sate maranggi Bungursari dan sekitarnya itu tekstur satenya lembut dan menggunakan rempah juga dagingnya besar-besar. Kalau sate maranggi wilayah Wanayasa dan sekitarnya itu biasanya daging irisannya diberikan rempah lalu diberikan gula merah dan garam, sehingga masih terasa originalnya," katanya.

Sate Maranggi & Sup Iga Plered Purwakarta
Sate Maranggi & Sup Iga Plered Purwakarta (TribunJabar/Syarif Abdussalam)

Untuk sate maranggi wilayah Plered dan sekitarnya, kata Heri, terlihat pada tusukan yang hanya ada empat tingkatan dan satu di antaranya merupakan lemak serta bumbu yang berbeda.

Baca juga: Naik Kereta Api dari Bandung ke Plered Kemudian Sejenak Menikmati Lezatnya Sate Maranggi dan Sup Iga

"Suatu kebanggaan bagi kami karena Purwakarta miliki berbagai macam rasa sate. Semua sate maranggi rasanya menonjol tapi cita rasa semua bisa merasakannya mana sate yang bisa dimakan oleh kelas menengah ke bawah atau kelas menengah ke atas," ujarnya. (tribunjabar/nandri prilatama)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved