Puluhan Penyu Hijau Menetas di Pusat Konservasi Penyu Pangumbahan Sukabumi

Perawatannya kami menjaga kebersihan, membersihkan dari sampah-sampah di ruang penetasan, atau menghindari serangan predator

Editor: Adityas Annas Azhari
Tribun Jabar/Rizal Jalaludin
Pelepasananak penyu di Pantai Pusat Konservasi Penyu Pangumbahan, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Rabu (23/12/2020) 

PULUHAN telur penyu hijau atau dengan nama latin Chelonia mydas menetas tepat di Hari Ibu 2020 di Pusat Konservasi Penyu Pangumbahan, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/12/2020) malam.

Petugas Ruang Penetasan Konservasi Penyu Pangumbahan, Baban mengatakan, penyu tersebut menetas setelah dua bulan masa perawatan saat masih menjadi telur. Penyu tersebut biasa menetas malam hari.

Ia menyebutkan, ada sekitar 50 anak penyu atau tukik yang menetas dan akan dilepas liarkan ke lautan lepas Rabu (23/12/2020) pagi.

"Jenis penyu hijau, penetasan setiap malam. Itu kurang lebih ya mungkin sekitar 50 an. Di situ kan ada labelnya 50 berapa. Kan belum dihitung, biasanya ada 50 an," ujarnya kepada Tribun Jabar.

Anak penyu yang baru menetas di Pusat Konservasi Penyu Pangumbahan, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Selasa (23/12/2020) malam
Anak penyu yang baru menetas di Pusat Konservasi Penyu Pangumbahan, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Selasa (23/12/2020) malam (Tribun Jabar/Rizal Jalaludin)

"Ini sebentar lagi kami angkat di lepas di ruang karantina. Cuma seharian lah dikarantinanya. Nanti kami lepas," jelasnya.

Untuk perawatan selama proses penetasan, kata dia, pihaknya melakukan pengamanan dari predator hewan yang biasa memakan telur penyu tersebut seperti biawak, serta membersihkan sampah-sampah.

"Biasanya lamanya dari telur ke menetas kami menunggu selama dua bulan. Perawatannya kami menjaga kebersihan, membersihkan dari sampah-sampah di ruang penetasan, atau menghindari serangan dari predator semut merah atau serangan biawak," ujarnya.

Tempat penangkaran penyu di Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap itu juga kerap dikunjungi wisatawan.

Penyu yang biasa menetas di Pusat Konservasi Penyu Pangumbahan juga diberikan tanda atau tagging.

Tag (tanda) tersebut adalah tanda yang terbuat dari plastik atau logam dilekatkan pada kaki depan atau belakang penyu.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved