Tisna Sanjaya Bangkitkan Lagi Bekas Bioskop Dian yang Hampir Berusia Seabad Lewat Pameran Tunggal

bekerja bersama warga membersihkan sampah dan kotoran di dalam gedung, merupakan bagian penting dari eksplorasi artistik

TribunJabar/Fasko Dehotman
Pameran Tunggal Dian Lentera Budaya yang digelar di bekas Bioskop Dian, Jalan Dalem Kaum No 58, Alun-alun, Kota Bandung, Minggu (20/12/2020) 

SENIMAN ternama tanah air, Tisna Sanjaya, menggelar pameran karya tunggal yang sangat unik.

Pameran itu bertajuk “Dian Lentera Budaya” yang berlangsung di bekas Bioskop Dian, Jalan Dalem Kaum No 58, Alun-alun, Kota Bandung. Pameran secara rfesmi digelar pada 20 Desember 2020 hingga 21 Januari 2021. 

Dibalik hasil karya seni lukisannya yang luar biasa, ternyata Pameran Dian Lentera Budaya ini merupakan bentuk kepeduliannya terhadap eks Bioskop Dian.

Hampir setahun lamanya, Tisna mencurahkan perhatiannya pada keberadaan bioskop tersebut yang bertahun-tahun terbengkalai dan rusak.

Ritual pembersihan oleh Tisna Sanjaya. Pada ritual tersebut, Tisna mencuci bagian-bagian dinding Eks Bioskop Dian yang kotor.
Ritual pembersihan oleh Tisna Sanjaya. Pada ritual tersebut, Tisna mencuci bagian-bagian dinding Eks Bioskop Dian yang kotor. (TribunJabar/Fasko Dehotman)

Gedung yang berusia hampir 100 tahun ini belokasi di pusat kota dan menjadi bagian dari infrastruktur budaya modern yang penting pada masa kolonial.

Awalnya, gedung ini difungsikan sebagai sebuah bioskop bernama Radio City, yang kemudian berganti nama menjadi Dian pada masa kemerdekaan.

Tumbuhnya infrastruktur bioskop yang lebih modern pada 1990-an menyebabkan Dian perlahan-lahan bangkrut. Setelah mengalami sejumlah peralihan fungsi  komersial, bangunan ini dibiarkan kosong dan tidak terawat.

Padahal gedung ini adalah bagian dari bangunan cagar budaya golongan A di kota Bandung yang harus dilindungi dan dirawat.

Untuk mewujudkan Dian sebagai lentera budaya, Tisna menjadikan setiap fase persiapan teknis sebagai proses yang tidak terpisahkan dengan keseniannya.

Memorinya sebagai salah seorang warga Bandung yang menyaksikan berbagai perubahan di kawasan alun-alun Bandung adalah pijakan konseptual yang penting.

Sumber: Tribun Jabar

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved