Dua Jalur ke Objek Wisata Geopark Ciletuh Sukabumi Tertimbun Longsor, Warga Diminta Tak Melintas

"Nanti kedepannya kami terus pantau karena curah hujannya sangat tinggi terus-terusan selama 3 minggu terakhir ini.

Tribun Jabar/Rizal Jalaludin
Jalur menuju Geopark Ciletuh di Kampung Gunung Buleud, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, tertimbun longsor, Kamis (17/12/2020) 

DUA jalur menuju Geopark Ciletuh terimbun longsor, tepatnya di Jalan Raya Loji-Palangpang, Desa Sangrawayang dan Jalan Raya Kiara Dua, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Diketahui, di Jalan Raya Loji-Palangpang terimbun longsor sepanjang 30 meter dan sebagian jalan raya amblas. Sedangkan di Jalan Raya Kiara Dua tertimbun longsor sepanjang sekitar 15 meter.

Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif mengimbau masyarakat sementara waktu tidak melintasi jalur tersebut karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan dan menimbulkan korban jiwa.

Tebing setinggi 15 meter longsor menutup jalur Geopark Ciletuh KM 26 Loji-Blewer, Kabupaten Sukabumi, sepanjang 30 meter dan tebal 3 meter, Rabu (16/12/2020)
Tebing setinggi 15 meter longsor menutup jalur Geopark Ciletuh KM 26 Loji-Blewer, Kabupaten Sukabumi, sepanjang 30 meter dan tebal 3 meter, Rabu (16/12/2020) (Tribun Jabar/Rizal Jalaludin)

"Nanti kedepannya kami terus pantau karena curah hujannya sangat tinggi terus-terusan selama 3 minggu terakhir ini. Sehingga tanah-tanah yang berpotensi longsor kita khawatirkan akan terjadi longsor," ujarnya, Kamis (17/12/2020).

"Untuk di tempat ini yaitu di Simpenan ini sementara kami bisa buka tutup karena ada satu lajur yang bisa dilalui bergantian. Volume kendaraan pun tidak terlalu banyak, sama seperti di wilayah Geopark yang di arah Ciletuh itu. Sampai saat ini kita tidak ada penutupan ya, namun kita imbau kepada para pengguna jalan teruma yang di Ciletuh untuk menghindari sementara waktu tidak melintas wilayah Ciletuh tersebut," jelasnya.

Kapolres pun memerintahkan para Kapolsek memberitahukan kepada masyarakat yang wilayahnya ada tempat-tempat rawan longsor agar waspada.

Pengunjung menikmati pemandangan dari puncak Curug Awang di Geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi
Pengunjung menikmati pemandangan dari puncak Curug Awang di Geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi (Tribun Jabar/Syarief Abdussalam)

"Sebisa mungkin sementara ini karena curah hujan tinggi, tanahnya labil bisa sementara mengungsi dulu ke tempat yang tidak rawan longsor," ujarnya.

Ia juga merencanakan akan membuat rambu-rambu lalu lintas agar pengendara tidak melewati jalur rawan longsor.

"Ya nanti kita segera koordinasikan dengan Dinas Perhubungan untuk membuat rambu-rambu agar masyarakat sementara ini untuk tidak melewati jalur-jalur rawan longsor," pungkasnya. (tribunjabar/rizal jalaludin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved