Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Kembali Tutup Jalur Pendakian Karena Alasan Cuaca

“Penutupan belum tahu sampai tanggal berapa karena melihat situasi dan kondisi. Melihat kondisi cuaca dan lapangan,”

Tribunnews
Gunung Gede Pangrango 

PIHAK Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) kembali menutup jalur pendakian karena cuaca ekstrem hujan dan badai yang terjadi sepanjang jalur pendakian selama beberapa hari terakhir.

Menurut Humas TNGGP Poppy Oktadiyani, cuaca ekstrem tersebut terjadi sejak 5 hari terakhir atau sejak Jumat (4/12/2020).

“Penutupan belum tahu sampai tanggal berapa karena melihat situasi dan kondisi. Melihat kondisi cuaca dan lapangan,” kata dia, Rabu (9/12/2020).

Gunung Gede dilihat dair arah Cicurug, Sukabumi
Gunung Gede dilihat dair arah Cicurug, Sukabumi (wikipedia)

Mengenai para pendaki yang sudah melakukan pemesanan akses pendakian secara online, bisa melakukan reschedule atau refund dengan menghubungi call center pendakian di nomor 0263 519415 (WhatsApp Chat Only).

Reschedule dan refund berlaku selama tanggal penutupan berlangsung.

Sementara penutupan jalur pendakian sendiri hingga kini belum diketahui akan sampai kapan dilakukan. Maka dari itu Poppy mengimbau para pendaki untuk terus menunggu informasi terbaru dari media sosial TNGGP @tn_gedepangrango.

Illustrasi mendaki Gunung Gede Pangrango
Illustrasi mendaki Gunung Gede Pangrango (instagram/@gedepangrango)

Untuk para pendaki yang sudah terlanjur naik ke Gunung Gede Pangrango selama cuaca ekstrem beberapa hari terakhir, disebut Poppy tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

 “Alhamdulillah, laporan yang diterima dari teman-teman lapangan aman,” ujarnya.

Adapun, TNGGP telah mengumumkan terkait penutupan jalur pendakian Gunung Gede dan Gunung Pangrango tersebut melalui akun media sosial mereka @tn_gedepangrango.

Tentang surat edaran untuk penutupan jalur pendakian ini, kata Poppy, masih dalam proses.

Keputusan penutupan ini diambil semalam berdasarkan kondisi cuaca yang begitu ekstrem sehingga pihak TNGGP baru bisa menginformasikannya lewat media sosial.  (kompas.com/syifa nuri khairunnisa)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved