Ada Miniatur Taj Mahal, Patung Liberty, dan Kincir Angin di Objek Wisata Ayunan Pelangi Jatimulya

“Ya kalau untuk fasilitas swafoto itu sudah umum. Yang menjadi perbedaan di sini, kami mendirikan sejumlah miniatur (ikon) terkenal di mancanegara,”

Editor: Adityas Annas Azhari
Tribun Jabar/Ahmad Ripai
Objek wisata ayunan pelangi di Desa Jatimulya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan 

WISATA ayunan pelangi di Desa Jatimulya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan yang belum lama diresmikan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, ternyata mendapat respons yang baik dari pengunjung.

“Di masa liburan cuti bersama kemarin, pengunjung tidak sedikit datang dari dalam daerah maupun luar daerah. Terutama mereka (pengunjung) dari Kabupaten Brebes dan daerah Cirebon Timur,” kata Kepala Desa jatimulya Ahmad Jayadi, beberapa waktu lalu.

Menurut Ajay, sapaan akrab Kades Jatimulya tersebut, lokasi wisata desa yang berada di perbatasan Kuningan timur dengan Kabupaten Cirebon Ini masih dalam pelaksanaan rintisan. Luas lahan yang tersedia baru sekitar satu hektare.

Ayunan pelangi di Desa Jatimulya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan
Ayunan pelangi di Desa Jatimulya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan (Tribun Jabar/Ahmad Ripai)

Fasilitas pendukung di lingkungan wisata tersebut, kata Ajay, memiliki perbedaan dengan tempat wisata di Kuningan.

“Ya kalau untuk fasilitas swafoto itu sudah umum. Yang menjadi perbedaan di sini, kami mendirikan sejumlah miniatur (ikon) terkenal di mancanegara,” katanya.

Sejumlah miniatur yang berada di lokasi tersebut, seperti bangunan Taj Mahal yang terkenal di negara India.

“Kemudian ada miniatur patung Liberty kayak di Amerika dan bangunan kincir angin yang tersohor berasal dari Negara Belanda,” katanya.

Ajay mengatakan, pendirian sejumlah miniatur ini sebagai media edukasi di lingkungan wisata. “Sebab selama ini, baik orang dewasa seperti kita, mengenal tempat terkenal yang mendunia seperti tadi, cuma tahu dari internet saja,” katanya.

Ayunan pelangi di Desa Jatimulya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan
Ayunan pelangi di Desa Jatimulya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan (Tribun Jabar/Ahmad Ripai)

Untuk bisa menikmati lingkungan wisata ayunan pelangi, kata Ajay, pengunjung cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 5 ribu. “Iya tiket hanya Rp 5 ribu,” ujarnya.

Ajay mengklaim bahwa dalam perintisan wisata ini akan dilengkapi sejumlah minatur kelas dunia lainnya. “Kami lagi pesan minatur menara Petronas Malaysia,” katanya.

Soal akses, kata dia, wisata ayunan pelangi ini terletak di perbatasan daerah Kuningan – Cirebon. Untuk waktu perjalanan, jika dari arah Kuningan kota. Ini bisa memakan waktu sekitar 30 menit. (tribuncirebon/ahmad ripai)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved