Lima hari Menjelajahi Keindahan Jabar dalam Wisata Edukasi Tematik Nusantara Adventure

"Sebagai warga Jabar saya bangga dengan keindahan dan kekayaan alam yang dimiliki Jawa Barat,"

Editor: Adityas Annas Azhari
Tribun Jabar/nazmi abdurahman
Eco Adventure West Java Kemenparekraf 

WISATA eco adventure dapat menjadi pilihan untuk menguji adrenalin setelah lama berada di rumah karena pandemi Covid-19.

Berpetualang menggunakan Land Rover di Kampung Cari Rancaupas Kabupaten Bandung atau arung jeram menyusuri Arus Liar di sungai Citarik sangatlah menantang, dan tentunya bikin ketagihan!

Selain menambah pengalaman baru, berwisata kali ini harus tetap menerapakan protokol kesehatan dan Chealineass, Healthy and Enviroment Sustainability (CHSE) agar wisata tetap terasa asyik dan aman.

Eco Adventure West Java Kemenparekraf
Eco Adventure West Java Kemenparekraf (Tribun Jabar/Nazmi Abdurahman)

Acara Wisata Edukasi Tematik Nusantara Adventure in West Java yang diselenggarakan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tersebut dikemas dalam fun trip selama lima hari di tiga daerah yakni Cianjur, Sukabumi dan ditutup di Kabupaten Bandung dari 17-21 November 2020.

Petualangan dimulai dari Kota Bandung, peserta yang terdiri dari mahasiswa, Mojang Jajaka Jawa Barat dan komunitas ini diajak menuju kawasan Gunung Padang, di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.

Gunung Padang berada di ketinggian 855 meter di atas permukaan laut (dpl), udaranya sangat sejuk. Hamparan kebun teh yang mengelilingi situs megalitikum yang dibangun pada 5.000 tahun sebelum Masehi itu menambah nyaman tempat tersebut untuk melepas penat.

Situs budaya megalitik di Kampung Gunung Padang RT 01/08, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.
Situs budaya megalitik di Kampung Gunung Padang RT 01/08, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. (Tribunnews)

Setelah dari Gunung Padang, peserta diajak arung jeram menyusuri Arus Liar di Sungai Citarik, Sukabumi sepanjang sembilan kilo meter.

Kawasan wisata advanture ini baru buka kembali, setelah sempat tutup selama pandemi Covid-19. Para pemandu wisatawan pun sudah mulai disibukan dengan kunjungan wisatawan ke sana.

Setelah basah-basahan, trip dilanjutkan ke tempat pelepasan tukik atau bayi penyu dipenangkaran konservasi Pangumbahan, Ujung Genteng, Sukabumi.

Perjalan dari Citarik menuju Pangbahan itu ditempuh dengan waktu sekitar hampir tiga jam. Tiba di sana, peserta dapat mengetahui cara penangkaran tukik yang sering jadi tujuan para wisatawan lokal dan wisatawan asing.

Setelah mendatangi tempat penangkaran tukik, Adventure in West Java berlanjut ke Kampung Cai Rancaupas. Nuansa alam semakin terasa saat menuju lokasi.

Eco Adventure West Java Kemenparekraf
Eco Adventure West Java Kemenparekraf (Tribun Jabar/Nazmi Abdurahman)
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved