Mang Toto Bikin Langseng Hingga Kubah Masjid dari Bahan Stainless, Penjualannya Kini Melesu

“ Ya kalau ditanya omzet mah satu hari itu ga tentu, jadi satu hari itu kadang dapet kadang enggak".

Tribun jabar/job2-dika nurhuda ramadhan
peralatan rumah tangga dan kubah masjid dari stainless di Rancaekek 

DAYA tarik kubah mesjid adalah salah satu seni yang biasanya menarik minat jamaah.

Dahulu kebanyakan kubah masjid terbuat dari stainless berwarna perak atau yang dicat warna emas.

Pembuatan kubah mesjid dari bahan stainless ini dibuat secara manual yang dibentuk dengan peralatan seperti palu dan bor

Saat ini pembuatan kubah mesjid dengan bahan stainless mulai langka karena kebanyakan masjid menggunakan bahan GRC.

Toto Apriatna (44) adalah salah seorang perajin kubah masjid. Ia pun juga pembuat  peralatan dapur  dari bahan stainless.

Perajin peralatan rumah tangga dan kubah masjid dari stainless di Rancaekek
Perajin peralatan rumah tangga dan kubah masjid dari stainless di Rancaekek (Tribun jabar/job2-dika nurhuda ramadhan)

Lelaki yang biasa di sapa mang Toto ini  sudah menjalani usahanya tersebut sekitar 13 tahun. Ia  mengikuti jejak sang kakak yang juga pembuat kubah mesjid dengan bahan stainless.

Omzet penjualannya di masa pandemi ini menurun drastis

“ Ya kalau ditanya omzet mah satu hari itu ga tentu, jadi satu hari itu kadang dapet kadang enggak jadinya penghasilan juga tak bisa diprediksi, ditambah lagi ada virus corona yang membuat semakin sepi orderannya” ujarnya di bengkel tempat pembuatan di Jalan Raya Bandung-Garut, Rancaekek, Kabupaten Bandung, belum lama ini.

Hasil saat ini memang berbeda dengan lima tahun lalu saat ia  mengirim kubah buatannya ke sejumlah kota di luar Pulau Jawa bahkan hingga ke Australia dan Malaysia.

“Saat memang sudah jarang banget yang pakai  kubah stainless ini, banyaknya pakai GRC. Dari ukirannya pun lebih menarik,” ujarnya.

Peralatan rumah tangga  dari stainless di Rancaekek
Peralatan rumah tangga dari stainless di Rancaekek (Tribun jabar/job2-dika nurhuda ramadhan)

Kubah jenis stainless ini pun memiliki kelemahan  yaitu mengalami bocor dalam jangka waktu lama akibat termakan waktu.

Selain membuat kubah mesjid ini Mang Toto pun membuat peralatan rumah tangga yang menggunakan bahan stainless. Peralatan yang dibuatnya kebanyakan  langseng yang dipakai penjual bakso.

“Saya juga menerima dan membuat peralatan rumah tangga seperti langseng yang banyak dipakai tukang bakso atau pun penjual langseng keliling,” ujarnya. (tribunjabar/job 2-dika nurhuda ramadhan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved